Suruh Siapa Kawin Lagi
ujar ibu sambil mengecap ludah sendiri.
"Iya, Bu, kayanya enak, perut Eneng makin keroncongan ini." Neneng mengelus perutnya yang sudah melilit.
Huhh! Dasar ga tahu malu! Mutia mengumpat dalam hati.
"Bayangkan, Bu, kalau Ibu memulangkan wanita itu bukan hanya makanan ini yang selalu Ibu cicipi setiap hari, tapi juga makanan yang lebih enak dari ini, bisa shoping, jalan-jalan, pokoknya hidup Ibu bakal wah lagi kaya dulu," ujar Mutia sambil mencubit gurame bakar, menyelupkannya ke dalam sambal lalu menyuapkan ke dalam mulut.
Hot Chapters