DIJODOHKAN MAMA
“Kamu datang bukan untuk pesta, tapi untuk misi.”
Di sudut ruangan, Bianca sudah hadir lebih dulu, menyamar sebagai tamu. Ia memberi isyarat samar dengan gelas anggur di tangannya. Tatapan matanya berkata jelas: target ada di sana.
Ziva mengikutinya, dan pandangannya akhirnya menemukan sosok Nadine. Wanita itu terlihat anggun dengan gaun berwarna biru tua, rambut disanggul rapi, dan senyum profesional yang menghiasi wajahnya setiap kali berbicara dengan tamu. Ia tampak sibuk, tapi ada momen di mana Nadine berdiri sendirian di dekat meja minuman.
Bab Populer