Obsesi Liar Kakak Iparku
Aria semakin geram dengan Kaka iparnya, ingin sekali ia menghajar dan menendang aset berharga pria di hadapannya itu.
“Kaka bilang 200rb itu uang nafkah, hah?” katanya semakin ke pancing emosi. “Asal Kaka tau, uang 200rb itu belum di potong dengan ke butuhan Mas Raka sendiri. Dari bensin, Rokok, kopi, pegangan dia walau 10rb, sabun mandi, sabun colek, dan kebutuhan lainnya. Sedangkan aku? Aku cuman jajan dengan harga 2rb. Karena aku mikir uang itu milik Mas Raka, bukan milik aku!!” ungkap Aria dengan dada yang sesak. Bahunya naik turun akibat amarah yang ia tahan.
Bab Populer