Hati Yang Terpilih
Nazwa tersenyum kecil menyadari pemikirannya saat ini.
“Saha eta?” ( Siapa itu? ) Perempuan baya tersebut bertanya dengan mengarahkan dagunya ke arah Nazwa.
Kian sudah akan menjawab, tetapi langsung diberi pelototan mata oleh Razky.
Nazwa segera mendekat ke arah mereka ketika Razky memintanya mendekat tanpa bersuara.
“Nien, ini Nazwa Rengganis,” ucap Razky kepada perempuan tersebut. “Nazwa, ini Nienku. Ah, Nien itu Nenek artinya. Nien Sevina,” kali ini Razky berujar kepada Nazwa.