SUPERCUT
Alex melirik wajah lelah Regina dari sudut mata, “It’s a Novel. Judulnya Kering Sedari Hulu, tulisan Lexa H. Penulis kontemporer.”
“Begitu? Bisa kau baca dengan suara? Aku ingin tahu ceritanya.” Regina tersenyum tipis.
“Sure.”
Alex kembali berdeham, kali ini berniat membersihkan tenggorokannya karena beberapa saat sempat didiamkan. Awal halaman kedua mulai dibaca, seraya tangan tetap mengelus kepala Regina.
Terkadang, diri sendiri harus lebih dikenali. Ada beberapa keadaan yang membingungkan karena otak malah mengikuti hati, padahal tidak semua perasaan yang ada adalah nyata.
Capítulos em Alta