Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Broken

Broken

tanya Rein kesal. “Ya, gimana gue bisa jawab coba? Gue sama sekali gak ngerti kenapa lo nanya kayak gitu,” jawab Reina sambil terus memikirkan pertanyaan dari sahabatnya. Rein langsung saja tertawa terbahak-bahak saat mendengar jawaban sahabatnya. “Lo gak ngerti? Lo itu udah jelas-jelas nikung gue, terus lo masih bisa bilang kayak gitu?!” Amarah gadis itu langsung meledak karena jawaban sahabatnya.
1013.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 462 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Perfect Obsession

Perfect Obsession

lanjut Aleandra. “Karena bukan Zach yang memiliki obsesi terhadapmu, melainkan aku. Aku sangat terobsesi untuk melihat dirimu kembali mendesah untukku! Dan aku akan menjadikan obsesiku sempurna untuk dilaksanakan,” ungkap Marvin kembali menjahili Aleandra. Kali ini bukan lagi dibagian dada, melainkan bagian lain yang lebih sensitif. Aleandra tak bisa menolak, melainkan mulai menikmatinya.
1024.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 773 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Bad Agreement

Bad Agreement

dasar jerk. “Kamu, beraninya menghina orangtuaku. Kamu sudah menghinya khan ?” berondongnya tanpa memberiku kesempatan duduk... dasar fucking idiot ini orang pikirku... Dia pikir dia siapa? Bertindak sesuka hati disini?
104.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 153 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Complicated

Complicated

Avina menggeleng semakin histeris, terus berontak. “Impas nggak boleh, berarti ini cara tepat untuk membuatnya impas secara paksa dan kau semakin menderita!” Almeira si pembuat masalah, seakan naluri seorang kakak dalam dirinya telah lenyap. Karena dibutakan rasa benci sekaligus obsesi pada satu lelaki, nyatanya lebih memilih Avina.
106.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 250 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Obsessed

Obsessed

Tak sampai lima menit, reaksinya muncul: wajahnya memerah, tangannya menggaruk lengan, sedikit gatal. “Aduh… maaf,” katanya panik, menahan tawa canggung. “Kok gatal ya…” Aku menahan tawa kecil. Maro menatapku tajam, tapi aku cuma mengangkat bahu seolah tak bersalah. “Aku harus pulang, Maro,” kata Alina sambil menahan gatalnya. “Obatku ada di rumah. Makasih ya… lain kali aku mampir lagi.”
751 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 25 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Obsession Love Disorder

Obsession Love Disorder

) Tanya seorang pria dengan perawakan tinggi, mungkin dia Oom ku, karena sedikit mirip dengan Mommy. “Ya Oom.” Aku menjawab dengan senyuman penuh keraguan “Kamu tahu aku Oom kamu karena wajahku terlihat mirip dengan Ibumu?” “Sorry, can you speak a little slower? I can't understand.” (Maaf, bisakah Anda bicara sedikit lebih lambat, aku tidak paham.”) "You know I'm your uncle because my face looks like your mom?" (“Kamu tahu aku Oom kamu karena wajahku terlihat mirip dengan Ibumu?”)
102.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 74 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Annoying couple

Annoying couple

Kataku dengan tawa yang begitu aneh Mana mungkin aku suka sama Calvin itu benar-benar mustahil, aku hanya merasa kesal saja dengan sikap mereka yang selalu menjodoh-jodohkan Calvin dengan chika, dan ini namanya bukan cemburu tapi aku cuma merasa risi ajah. "Gak mungkin dari mananya, gua bisa liat elu keliatan cemburu banget waktu ngeliat pak Calvin lagi ngobrol sama chika" "Apaan sih lu, yang ada elu tuh yang seharusnya berhenti" Kataku seraya memukul tangang satria "Gua di suruh berhenti apaa sih" "Berhenti beriskap kaya bocah" "Umur gue udah 17 tahun kali, jadi bukan bocah lagi"elaknya
106.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 141 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
Ex Toxic

Ex Toxic

, teriaknya dengan suara yang tidak terkendali. Armand tidak takut pada amarah Axel, ia malah memandang sinis. "Aku tidak perlu tahu apa-apa tentang kalian. Aku bisa melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana kalian memperlakukan wanita dengan tidak sopan dan membuatnya mabuk!"
1.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 49 Vezes como obnoxious
Ler
+Biblioteca
My Obsessive Ex

My Obsessive Ex

tegasnya, “Jadi, bersikap patuhlah dan semua akan menjadi lebih mudah.” “Satu lagi,” tukas Ansel. “Singkirkan sapaan ‘Anda’ jauh-jauh. Aku benci sikap formalmu itu.” Qeiza mengeritkan gigi. Merasa sangat dongkol dengan sifat sok kuasa yang ditunjukkan Ansel. “Apa yang salah dengan sapaan itu?” protes Qeiza. “Bukankah kita rekan bisnis dan memang sudah selayaknya bersikap for—”
1074.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.8K Vezes como obnoxious
Show Reviews (38)
Ler
+Biblioteca
Lathifah Nur
Hai sobat readers, Mulai hari ini, author bakal memecah bab My Obsessive Ex agar koin untuk buka babnya lebih murah. Satu bab akan dipecah menjadi dua. Tidak ada perubahan pada alur cerita. Jadi, bagi sobat readers yang udah baca sampai tamat, tidak perlu lagi membaca bab 89 dst. Terima kasih.
Anneke Silvana Sambouw
sebagai pembaca aku punya kebiasaan jelek, kalo endingnya sesuai harapan bisa baca berulang2 sampe puluhan kali, kalo enggak sesuai cukup sekali aja. huhu...aku bakalan baca novel ini sekali aja, tapi ceritanya menarik ...
Read All Reviews
ANTERIOR
123456
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status