Tetanggaku Luar Biasa
Tetanggaku Luar Biasa
Bab 15
"Selama ini, aku selalu berusaha menutupi semua kelakuan saudaramu yang luar biasa menyebalkan itu! Apa perlu aku beberkan satu persatu tingkah saudaramu itu? Hm? Nggak, kan? Tapi, dengan kejadian tadi, saudaramu itu membuka sendiri aibnya. Membuka sendiri kedoknya! Sekarang, semua orang di sini tahu, sifat dia yang sebenarnya! Aku tidak perlu repot-repot menambah dosa dengan menceritakan keburukan saudaramu itu! Semua udah terbongkar! Semua tahu bahwa selama ini, kita bertetangga dengan saudaramu yang super duper menyebalkan! Dan, kamu? Masih mau menyalahkan anak dan istrimu demi membela saudaramu itu? Oh, ya jelas! Saudara, kan, harus dibela? Ya, kan?"