Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati
Ketika melihat Edric hanya menggosok-gosokkan dua batang kayu beberapa kali dan api mulai muncul, matanya langsung membelalak.
"Kok kamu bisa?" Scarlett terkejut.
Edric meletakkan potongan kulit kayu yang sudah menyala ke tumpukan rumput kering, lalu tersenyum. "Dulu aku pernah ikut klub survival alam. Aku belajar dari sana. Mendekatlah sedikit, di sini lebih hangat. Pakaianmu juga lebih cepat kering."
Setelah api menyala, Edric menambahkan sedikit kayu lagi. Scarlett mendekat. Begitu berada lebih dekat dengan api, tubuhnya langsung terasa hangat, jauh lebih nyaman daripada tadi.