DENDAM SANG WANITA PENGGODA
BRAKKK!
Dengan tawa mesum, Pan langsung merangkak ke atas tubuh Anna dan berkata, "Ah.... Tentu aku ingat! Aku ingat, rasamu yang semanis madu. Tubuhmu, ya payudara kecil dan kemaluan yang masih perawan, mau tidak mau membuatku terus memikirkan dirimu. Ah.... Walaupun mati hari ini, aku harus kembali mencicipi kemolekanmu.... Alula Yan... Ha ha ha!" bisik Pan tepat di wajah Anna, dengan penuh gairah. Bahkan, ia mulai menjilati wajah Anna, seakan itu adalah sesuatu yang begitu lezat.
인기 회차