Imamku dari Seoul
tebak Sabiya dalam hati, agak tertegun merasakan aroma itu bersamaan menatap netra indah Shin yang begitu bening.
Sabiya pernah merasakan harum itu beberapa kali di suatu tempat selain di toko parfum langganannya. Namun, dia agak lupa tempat yang lain itu di mana?
Kebetulan, pernah suatu hari, Sabiya menyempatkan diri menemani Idris yang ingin membeli parfum. Di toko parfum yang elegan itu Sabiya menemukan parfum yang beraroma sama persis dengan yang pernah dia rasakan di suatu tempat tersebut. Ternyata, parfum itu beraroma Chamomile-lavender versi yang manly, terpampang berkelas pada deretan parfum khusus laki-laki. Sabiya ingin Idris membeli parfum itu saja, namun Idris malah lebih memilih
Bab Populer