Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menolak Semua Setelah Kehilangan

Menolak Semua Setelah Kehilangan

Setelah aku jatuh saat hamil, anakku yang berusia enam tahun, Kenan, tidak menolongku. Ketika aku sadar lagi, anakku sudah tiada. Di samping ranjangku, dia bersembunyi di belakang suamiku, Arsen, sambil bergumam pelan, "Aku kira Ibu pura-pura pingsan untuk cari perhatianku!" "Ibu sebelumnya beberapa kali pura-pura pingsan supaya aku tidak pergi bermain dengan Tante Sabrina!" Arsen menambahkan dengan dingin, "Kamu selalu memainkan trik untuk menarik perhatian. Kenan bahkan tidak lagi memercayaimu." "Kamu perlu merenungkan dengan baik, kenapa Kenan lebih suka bersama Sabrina daripada denganmu." Hatiku hancur berkeping-keping. Keesokan hari setelah keluar rumah sakit, aku pulang dan mengemas se
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

PERNIKAHAN YANG TIDAK KUIMPIKAN

Bintu Hasan
"Kamu pikir aku gak berat melepasmu?" tanya Gio dengan air mata berlinang. Ayu melipat bibir sekilas. "Gio, tunggu aku satu tahun lagi. Aku akan berusaha meyakinkan ibu dan juga Akbar." Gio menggeleng pelan, kemudian melangkah meninggalkan Ayu seorang diri. ~~~~~ Ayu Syafitri harus tenggelam dalam kedilemaan karena dijodohkan dengan Akbar yang merupakan anak sahabat orangtuanya. Padahal di hati sudah tersimpan sebuah nama, yaitu Gio Syaputra. Cinta mereka tidak mendapat restu karena mama Gio adalah kupu-kupu malam sehingga suka atau tidak, Ayu harus menikah dengan Akbar. Apalagi setelah menikah, mereka tinggal tepat di samping rumah Gio. Tentu saja Ayu menyusun rencana untu
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
The Devil's Gift

The Devil's Gift

Shafazana
[KONTEN DEWASA 21+] “Saya ingin mengajukan permintaan kepada Anda. ” Raveena berlutut di atas permukaan lantai yang dingin. Kedua tangannya bertumpu pada lantai, sedangkan kepalanya di angkat tinggi sehingga kedua matanya mampu memandang iblis di hadapannya dengan jelas. Iblis itu lantas tertawa, “Permintaan seperti apa yang kau inginkan?” “Selamatkan saya dari neraka ini dan lenyapkanlah tempat ini hingga tak bersisa.” “Aku tidak melakukannya dengan gratis,” Iblis itu berkata, “Hadiah apa yang akan kau berikan kepadaku?” “Segalanya.” “Segalanya?” “Ya, jiwa dan raga saya akan seutuhnya menjadi milik Anda.” Iblis itu lantas melangkahkan kakinya mendekati Raveena, d
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku

Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku

Di pesta pertunangan, hanya karena aku menolak karangan bunga duka dari kertas persembahan yang diberikan oleh adik tingkatku, Doni Arkana langsung mengubah tempat pertunangan itu menjadi rumah duka. Dengan mengenakan pakaian berkabung, Doni menyerahkan sebuah keranjang bambu berisi uang kertas persembahan kepada Coni Suryandi, dan berkata dengan penuh niat jahat, "Yang Coni bilang memang benar, pernikahan itu seperti kuburan cinta, jadi ini justru sangat cocok." Uang kertas persembahan berserakan di lantai, mengubur sepuluh tahun kisah cinta di antara kami. Tetapi ketika mempelai pria di pernikahan itu bukan lagi dirinya, dia justru menangis dan memohon agar aku tidak pergi. Aku tersenyum d
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Begitu mulai makan, suamiku langsung tidak dapat mengendalikan mulutnya. Pengalaman tragisku saat masih sekolah pun menjadi “obrolan” dia dan teman-temannya. “Dulu, dia ditelanjangi di kamar mandi. Habis itu, dia dipukul sampai merangkak di lantai, tapi tetap nggak berani bersuara. Kalau bukan karena aku baik hati ....” Kesabaranku akhirnya sudah habis. Aku pun mengajukan cerai. Namun, dia tidak peduli. “Ini cuma candaan kok. Lagian, kejadian itu sudah berlalu begitu lama. Kok kamu kecil hati banget! Kami cuma mau senang-senang kok!” Mau senang-senang? Memangnya hanya aku sendiri yang punya masa lalu? Kenapa dia tidak mengungkit tentang skandal teman semasa kecilnya? Baiklah. Hanya “mau sena
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Dinara Jeandra tak pernah mengharapkan kisah romansa manis untuk hidupnya karena dia tak percaya lagi pada cinta. Dia tak memerlukan kisah muluk- muluk picisan untuk memenuhi harinya karena satu- satunya yang Dinara kejar sekarang adalah kestabilan hidup. Namun siapa sangka tetangga baru Dinara adalah mantan 'mas crush' yang sempat meninggalkan kesan pahit di masa SMA-nya? Bertemu lagi dengan Sandi Arsena adalah sebuah kesialan baginya karena menggoyahkan banyak rencana hidup sempurna yang telah disusun sebelumnya. Bagi Sandi Arsena yang suka misteri, Dinara terlalu misterius. Dia penuh kejutan yang mendebarkan sekaligus menyenangkan. Dia seolah berjalan pelan untuk membuka kotak pan
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Di Ranjang Sepupu Suamiku

Di Ranjang Sepupu Suamiku

Clara Favietra hanya ingin memergoki suaminya yang berselingkuh. Namun ia justru berakhir di ranjang yang salah. Seorang pria pewaris dunia gelap yang menyembunyikan identitas di balik profesinya sebagai dokter. Saat Clara berusaha kabur dari dosa semalam, sebuah tragedi justru mengikatnya pada takdir pernikahan yang penuh sandiwara. "Kenapa? Apa aku membuatmu sedalam itu?" Clara menggumam pelan, namun kalimatnya terdengar jelas. "Karena itu kamu... Karena kalau kamu orangnya... Aku bisa memberikan apapun." Clara tidak menyadari, tapi rahang lelaki itu mengatup keras. Kemudian ia menurunkan suaranya, tajam dan menohok. "Kalau begitu, tunjukkan padaku apa yang akan kamu berikan pada suam
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

Perhatian!! Memuat adegan dewasa! Marco Valley tak menyangka jika rencananya untuk menjadikan Hiriety Berdine Walton sebagai tawanan akan membawa kekacauan dalam dirinya. Marco yang semula hanya terpaku pada Selena mendapati dirinya terpesona oleh Hiriety, wanita arogan dan penuh teka-teki yang menantang setiap sel sarafnya. Sedangkan bagi Hiriety, Marco Valley merupakan salah satu tantangan yang menyenangkan. Pria yang selalu mengibarkan bendera permusuhan pada setiap orang dengan nama belakang Walton itu ternyata tak bisa berkutik padanya.... Blurb: “Aku takkan sudi menyentuh tubuhmu!” – Marco Valley “Bukankah itu ucapanmu seminggu yang lalu, Valley?” Hiriety terkekeh pelan “Dan se
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

"Lina, apa sudah kamu pikirkan baik-baik, setengah bulan lagi kita berangkat ke ibu kota?" Lina Watson menjawab pelan, tetapi tegas, "Ya." "Baguslah! Guru dan istri guru sudah menunggumu di ibu kota." Di seberang telepon, guru tidak tahan untuk bertanya lagi, "Tapi kudengar kamu sudah berkeluarga di sana selama delapan tahun, apa kamu benaran rela meninggalkan ayah dan anak itu? Lalu bagaimana dengan Alan? Kudengar anak itu lebih dekat dengan ayahnya. Apa dia mau ikut denganmu?" Lina tersenyum getir. "Alan sudah nggak mengakui aku sebagai ibunya, mana mungkin dia mau ikut denganku. Aku akan membawa Alicia." Sang guru di seberang hanya bisa menghela napas. "Kalau begitu, karena kamu sudah mem
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Baru setelah sebulan menemani selingkuhannya keluar negeri untuk melepas penat dan sama sekali tidak menerima kabar dariku, barulah sang pacar menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Di sela-sela kesibukannya, dia menelepon sekretarisnya. “Bagaimana pemulihan luka di kaki Celine? Aku mengambil kulitnya untuk cangkok kulit Gwen, dia nggak menyalahkanku, ‘kan?” Orang di balik telepon terdiam cukup lama, lalu dengan suara pelan menjawab, “Nona Celine sudah mengurus prosedur keluar dari rumah sakit sebulan lalu dan sudah pergi meninggalkan Keluarga Vier.” Mendengar itu, dia baru teringat hari runtuhnya hotel waktu itu. Saat itu dirinya reflek memeluk Gwen ke dalam pelukannya dan tatapan mataku
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai pelan lantai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status