Maaf Pak, Saya Hanya Pembantu Biasa.
Saat bapaknya jatuh sakit sementara suaminya menghabiskan uang untuk berjudi, Sarah tak punya pilihan selain menerima pekerjaan sebagai pembantu di rumah keluarga Adijaya.
Di balik rumah mewah itu, ia justru menemukan keluarga yang nyaris hancur. Rafael dan istrinya, Widya, tak pernah berhenti bertengkar, sementara putri kecil mereka tumbuh tanpa perhatian seorang ibu.
Tak tega melihat Salsabila terus menangis, Sarah merawat gadis kecil itu dengan penuh kasih sayang, seperti anaknya sendiri. Tanpa disadari, kehangatan yang selama ini hilang dari rumah itu perlahan kembali... dan membuat Rafael mulai memandang Sarah dengan cara yang berbeda.
Namun sebuah kesalahpahaman mengubah segalanya.
"Aww.., pak jangan! Saya baru pertama kali begini." lirih Sarah sambil menggigit bibir, menahan rasa sakit.
"Tenang saja, saya akan pelan-pelan," jawab Rafael tanpa mengalihkan fokus dari apa yang sedang dikerjakannya.
Tepat saat itu, pintu terbuka.
Mertua Rafael membeku melihat posisi mereka yang begitu mencurigakan.
Dalam semalam, Sarah dicap sebagai perebut suami orang. Padahal, ia hanya seorang pembantu yang ingin mencari nafkah demi menyelamatkan bapaknya.
"Maaf, Pak... saya hanya pembantu biasa."