Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terkadang Cinta Itu Pilu

Terkadang Cinta Itu Pilu

Dia membuka lemari dengan hati-hati, melihat kotak cincin yang tergeletak dengan tenang di sana. Di bawah kotak cincin tergeletak surat yang sudah menguning itu. [Aku merasa sangat sedih karena nggak bisa berpamitan langsung denganmu.] [Aku juga sangat bersyukur karena nggak harus berpamit langsung denganmu. Kalau nggak, mungkin kata-kata di mulutku akan berubah menjadi percakapan yang penuh air mata.] [Ketika aku kehilangan anak itu, yang aku terima hanyalah ketidakpedulianmu. Nggak ada sedikit pun perhatian darimu.]
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

Ganti Manggala memijat keningnya. “Nayara, please, RAM aku sudah nyaris terpakai semua. So please, jangan bikin aku ngejelasin berkali-kali ya.” “Eh, kanu tuh barusan mimisan. Mau berdarah dari mana lagi baru sadar kalau badan kamu sudah protes?”
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA

PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA

Tiap hari hanya menyusahkan banyak orang dengan keterbatasannya. "Aku benci menjadi lemah. Aku benci jadi orang tidak berguna seperti ini!" Zen berada di fase terendah dalam hidupnya. Zen memukul pahanya sendiri. Tangisnya makin pilu ketika dia tak mampu merasakan sakit akibat pukulannya. Pria itu pada akhirnya menangis lagi penuh keputusasaan. Dia berulang kali memukul kakinya. Seolah ingin melampiaskan segala perasaan yang menghimpit dada.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
CEO AROGAN MENGEMIS CINTAKU

CEO AROGAN MENGEMIS CINTAKU

pinta Gea lagi, kini dengan tangisan yang lebih deras, tidak lagi menahan isak keputusasaan Tubuhnya memang sudah berada di titik nadir. Babak belur yang dilakukan anak buah Selly telah merenggut hampir seluruh daya tahannya. Setiap gerakan adalah siksaan, setiap napas terasa seperti sayatan. Gea kini hanya bisa terus meraung kesakitan dalam diam, dipenjara dalam ketidakberdayaan, sementara sosok peniru yang jahat itu berdiri tegak, menikmati kekalahan pahit lawannya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Namun itu tak membuat Alisya beranjak. Tiba-tiba Alisya menjatuhkan kedua lututnya ke tanah. Kepalanya tertunduk. Dan tanpa aba-aba, air matanya meluncur begitu saja. Alisya menangis sejadi-jadinya di depan pusara kedua orang tuanya. "Maafin Alisya, Ma, Pa. Alisya belum bisa menjadi anak yang bisa membanggakan Mama dan Papa. Selama ini Alisya hanya bisa menjadi beban buat Mama dan Papa," Alisya tergugu.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
UNSPOKEN PAIN

UNSPOKEN PAIN

Kita hanya perlu berdamai dengan rasa sakit dan akhirnya perasaan itu melebur. Belum tamat 🤪🤪🤪. Masih ngasih tahu rasa sakit masing-masing mereka. Sesuai judulnya UNSPOKEN PAIN. RASA SAKIT YANG TAK TERUCAP TAPI MASING-MASING MEREKA RASAKAN. AKU USAHAKAN UPDATE CERITA INI TIAP HARI. TARGET TAMAT BULAN INI😉😍. AKU MAU FOKUS KE CERITA DANISH KEPONAKAN ILANA. CARI JUDULNYA
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 868 kali sebagai pitifully
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Lusia
Sebenarnya Harry mencontohkan kakak yg baik, tpi ya jngn berlebihan? Di sini, tokoh Illana bikin penasaran, sesabar apa punya pacar macam Harry. Harry protektif sama Adora karena punya rahasia? Novel bikin penasaran pembaca nih?
Rizka Ahmed Syukri
Aduhh Nana kalo aku jadi kamu, stop sampai disini deh, mending malu n sakit ati dari sekarang (batal nikah) daripada nanti pas uda sah, lagian bahaya ini, si butbut aku peta aku prta bisa jadi obsesi nih sama Harry, nyawamu bahaya atau kamu bakal makan ati terus
Baca Semua Ulasan
Karma pahit seorang pelakor

Karma pahit seorang pelakor

Bagiku, mbah Sum adalah gambaran kesepian dihari tua yang nyata. Mbah Sum sebenarnya termasuk orang yang cukup berada dimasanya, mbah Sum bukan orang miskin. Dia memiliki sawah yang luas, dari hasil panennya dia bisa mencukupi kebutuhan hidupnya dengan sangat layak. Namun sayang 5tahun yang lalu tiba-tiba kakinya tak bisa lagi menopang tubuh tuanya, mbah Sum mengalami kelumpuhan,sejak saat itu dengan berat hati dia merelakan sawahnya untuk digarap orang lain sepenuhnya, dan dia hanya mendapat sedikit bagian.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

ucapnya dengan garang. Malam ini Paula seperti terkena karmanya, dia tidak bisa melarikan diri seperti yang telah dilakukannya beberapa waktu. Alex dengan sangat perkasa terus mengulangi menancapkan eggplantnya lagi dan lagi, dengan pasrah Paula pun menikmatinya. Jibs, kali ini kamu sudah kalah oleh orang kepercayaanmu sendiri, dia sekarang sedang melecehkan putrimu satu-satunya. Dan nuklirmu tidak lagi berguna saat ini dan apa yang akan kamu lakukan?
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
Persona

Persona

"Lo? Ngapain lo?" ***
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai pitifully
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status