Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Sentuhan Berbahaya (Dangerous Touch)

Sentuhan Berbahaya (Dangerous Touch)

Pria itu membawa tangannya menyelinap masuk ke dalam celana dalam berenda tipis milik Isabel—dan membelai titik paling sensitive gadis itu. “Joseph!” jerit Isabel seraya mendongakkan kepalanya dengan bibir terbuka mengerang, tak karuan. Sungguh, ini pertama kali dia mendapatkan sentuhan senikmat ini. Bahkan seluruh organ tubuhnya seolah tak bisa berkutik sama sekali. “Kau basah sekali.” Jemari Joseph mengusap lembut titik sensitive Isabel yang sudah sangat basah. Isabel meringis menahan dirinya. “J-Joseph j-jangan.”
9.5231.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 8.3K fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Me and You

Me and You

ucapnya dengan mengambil kertas yang akan Ica ambil juga. Sontak itu membuat Ica terkejut dibuatnya, jika saja tangannya terlambat berhenti maka Ica akan bersentuhan dengan seseorang yang bukan mahromnya dan itu adalah hal yang paling Ica jaga. Setiap sentuhan yang Ica lakukan pada yang bukan mahrom di dunia maka akan berdampak pada kedua orang tuanya kelak di akhirat dan Ica tak mau hal itu terjadi.
1.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 70 fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Touch Your Heart

Touch Your Heart

Charlie pun menelusuri ponsel istrinya itu. Charlie melihat beberapa panggilan yang Ran lakukan dan chat dengan teman-temannya. Ternyata Ran hanya menyimpan beberapa kontak saja dan tidak banyak teman yang ia punya. Ya, Ran masih sama seperti tujuh tahun yang lalu, tidak punya banyak teman. Meski terlihat di luar ia begitu populer, tetap yang benar-benar dekatnya hanya orang-orang tertentu saja. Namun, satu yang membuat Charlie heran. Ada kontak seseorang yang di-pin oleh Ran. Nama dikontak itu adalah ‘My Love’, membuat dada Charlie merasa sesak saat membaca nama kontak itu.
103.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 129 fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Sentuh Aku, Pak Mentor

Sentuh Aku, Pak Mentor

“Aku ingin tahu reaksi tubuhku kalau kau yang menyentuhku, John.” John mengusap wajahnya seolah mencoba menahan diri dari sesuatu yang berbahaya. “Sophia … ini bukan bagian dari terapi. Ini—” “Aku tahu.” Sophia menatap John dengan mata yang bergetar tapi penuh keberanian baru. “Sentuh aku, John. Buktikan padaku bahwa aku normal.”
1010.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 341 fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Pay Me With Your Body

Pay Me With Your Body

Dominic tak boleh menang! Tapi kemudian... jari telunjuk itu menekan pelan perut bagian bawahnya, dengan gerakan lambat dan memutar. Menimbulkan sensasi aneh yang menjalar naik seperti gelombang listrik berdaya rendah yang mampu menggetarkan seluruh syarafnya, “Kamu berpikir ini hanya soal tubuh, Aveline? Salah besar. Ini adalah tentang kendali, tentang membiarkan dirimu menjadi liar… hanya bersamaku.”
1048.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.1K fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Look and Love me, please!!

Look and Love me, please!!

Dengan tangan gemetar Myli merogoh saku celana sang pria dan mengambil handphone nya. "Saya akan telpon ambulance dan polisi tunggu seben.." belum menyelesaikan ucapannya tangan Myli tiba-tiba di genggam dengan keras. "Jangan!! tekan tombol satu, itu akan langsung tersambung. kau tak perlu berbica cukup tekan tombol angka satu." Walaupun kebingungan Myli segera melakukan apa yang di ucapkan laki-laki itu. Ia segera menekan tombol angka satu dan itu tersambung. Namun tak ada yang berbicara, 2 menit berlangsung tanpa ada suara panggilan telpon tersebut terputus dengan sendirinya.
2.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 82 fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Dengan jantung berdebar kencang, jarinya terhentak di atas layar, tergoda untuk menyentuh tombol hijau, “terima” ***
1035.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.2K fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Hug Me!

Hug Me!

kata Intan dengan mata yang mulai berembun. Mendengar ucapan Intan, hatinya terasa perih tak ada kata yang mampu keluar dari dalam dirinya. Sesaat suasana menjadi hening tanpa suara, yang ada nada lagu dari dalam café. Have I ever told you I want you to the bone Have I ever called you When you are ala alone And if I ever forget To tell you how I feel Listen to me now, baby I want you to the bone I want you to the bone
1016.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 543 fois en tant que please touch me
Read
+Librairie
Dernier
1
...
456789
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status