Ratu yang Merebut Singgasana
Di kehidupan, Alin adalah lambang kepasifan. Ketika pamannya menjualnya kepada Valerio Moretti sebagai jaminan utang, Alin hanya bisa menangis dan menerima nasib. Dia mencoba mencintai Valerio, namun dikhianati oleh sepupu sekaligus sahabat yang paling dia percayai, Elena, yang berselingkuh dengan musuh Valerio. Alin dijebak, dituduh sebagai mata-mata, dan dieksekusi oleh tangan kanan Valerio atas perintah suaminya sendiri yang salah paham.
Saat peluru menembus dadanya, Alin tidak merasakan sedih, melainkan kemarahan yang membakar.
Dia terbangun di kamarnya yang lama. Kalender menunjukkan dua tahun lalu, tepat tiga bulan sebelum malam pernikahan mafianya. Berbekal ingatan masa depan, Alin bersumpah tidak akan menjadi domba sembelihan lagi. Dia tidak melarikan diri dari pernikahan itu; dia justru memeluknya, tetapi dengan satu syarat: Kali ini, dia yang akan memegang talinya.