Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Pilihan Raja

Pengantin Pilihan Raja

Aku ingin percaya pada Baginda…. KRAKKK! Suara pepohonan yang hancur. WUSH! Angin yang begitu kuat menyapu selama beberapa saat, membuat kepalaku yang tenggelam dalam kehangatan Baginda terangkat ke atas—membulatkan mataku dengan lebarnya saat pohon-pohon yang tumbang kini mulai terangkat ke langit, menghilang bagaikan keajaiban yang berkilau. Dan dari tanah tandus hutan Irlanga, gelombang air yang melayang-layang diudara jatuh di atas tanah yang pecah. Dan tumbuhlah tunas baru, pohon baru yang memenuhi setiap hutan.
9.214.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

Flashback 6th #3 - 7 Sumpah - - --------------- Di saat kita bersama, di waktu kita tertawa Menangis, merenung oleh cinta Kau coba hapuskan rasa Rasa di mana kau melayang jauh dari jiwaku juga mimpiku Biarlah, biarlah hariku dan harimu Terbelenggu satu oleh ucapan manismu Dan kau bisikkan kata cinta Kau telah percikkan rasa sayang Pastikan kita seirama Walau terikat rasa hina Shela on 7 -- Kita --------------- Siang ini cuaca sedang labil tidak panas juga tidak hujan. Hembusan angin mengajak dahan-dahan dan dedaunan menari-nari, beberapa pohon mengikuti kemana angin bertiup. Beberapa lagi memilih melawan terpaan itu. Dibawah pohon kesayangan, Airin dan Haidar duduk di atas akar pohon yang me
9.95.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
IPRIT

IPRIT

Faruq berdiri tepat di belakangnya. "Nyai, rembulan pun redup karena pesonamu. Pohon-pohon tertunduk malu dengan kecantikanmu. Kunang-kunang telah menunjukkan jalan kepadaku. Mereka terbang dengan sempurna karena hati yang tulus ini, cinta ini terimalah Nyai!" Faruq berpuisi sambil merentangkan kedua tangannya. Dia berlutut, lupa kalau ini di tengah hutan. "Hihihi." Perempuan itu tertawa halus.
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Puncak Kehidupan

Puncak Kehidupan

Alex bertanya, "Bagaimana kamu begitu yakin?" Gadis Mistik mengangkat dagunya dan berbalik dengan arogan. “Itu karena aku tahu tentang pohon ini. Ini disebut Pohon Pir Baja, dan buahnya jelas disebut Pir Baja. Ini pada dasarnya adalah pohon ilahi yang langka, tumbuhan mutan prasejarah.” “Oh dan, buah pir ini sebenarnya adalah media yang bagus untukmu, untuk melatih Teknik Pernapasan Sapi Tua. Kamu bahkan bisa membuat organ tubuh kamu mencapai tahap Baja Tak Terkalahkan.”
8.53.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68.3K kali sebagai puisi pohon
Tampilkan Ulasan (846)
Baca
+Pustaka
Septiawan Cheeick
alur cerita nya slalu bisa di tebak..gitu2 aja.. mana dikit banget cuma 2 bab..itu juga cuma cerita selingan nyeritain informasi tokoh aja.. jadi ga nafsu baca..klo mau nyeritain tokoh aja mau nya uodate bab nya yg banyak sekali 4 atau 5 bab biar yg nunggu bab ga kesel.. cuma curhat aja ini............
Raka Abqary
percuma dong alex mnjadi sngat kuat toh pada akhirnya hanya alex dan kaisar rowan yang tersisa dibumi..& ternyata tujuan dari cerita ini ialah hanya mencari & bertemu leluhur rockfeller,yaitu dewa sang pencipta..gk seru,gak sesuai dgn harapan,masa iya stlh reinkarnasi alex jdi murid SMPnya dorothy?
Baca Semua Ulasan
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 43 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Peribahasa tentang semakin tinggi pohon menjulang bisa tertiup angin kencang mungkin benar adanya. Semakin sukses seseorang terkadang akan selalu ada ujian yang tanpa diprediksi mampu menghancurkan segalanya dalam sekedip mata. Tanpa tahu datangnya kapan dan bagaimana caranya. Apabila hari itu datang, hanya butuh persiapan mental untuk menghadapinya dengan lapang dada. Karena jika tidak, maka diri yang akan terbawa dan hancur tanpa lagi sisa.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Manusia Penakluk Dunia

Manusia Penakluk Dunia

Tak lama dia berbalik dengan selembar kertas yang berisi gambar mirip pohon. Gambar itu mirip seperti lukisan spidol yang digambar seorang anak kecil. Satu pohon digambarkan dengan satu batang dan satu awan. Mungkin maksud dari gambar awan itu adalah dedaunan yang lebat. Kemudian akar pohon itu menjalar panjang dan melingkar naik ke dedaunan lebat itu— gambar mirip awan. Banyak sekali bulatan-bulatan titik hitam di sepanjang batang dan akar. “Kau lihat titik-titik hitam itu?” tanya Mitshuhiro.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Valeria pun langsung menerjang ke arah Tania. Tepat saat tusuk konde Valeria hampir menyentuh leher Tania, terdengar suara letusan tembakan. Tubuh Valeria tertembus peluru yang dilepaskan oleh Calvin dan langsung jatuh ke laut layaknya sehelai daun kering yang gugur. Saat air laut menelan tubuhnya, Valeria melihat bayangan dirinya saat berusia tujuh tahun. Seorang anak yang begitu kurus dan lemah, sedang berebut tulang dengan anjing liar untuk dimakan.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
SIAN JIE SIN KANG (TENAGA SAKTI ALAM DEWA)

SIAN JIE SIN KANG (TENAGA SAKTI ALAM DEWA)

Ji Bao Oek mengernyitkan dahi, semakin penasaran. "Ada tulisan di sebuah pohon besar di halaman belakang. Tulisan itu berbunyi, ‘Musuh telah kuhabisi.’ Tetapi, yang lebih aneh adalah cara tulisan itu terbentuk. Seolah-olah pohon tersebut tidak terluka atau tergores, seperti muncul begitu saja," kata Xiu Yan sambil menunduk, bingung.
9.615.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai puisi pohon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status