Kuranji
Hari itu, setelah Kuranji tafakur selama beberapa waktu di pusara sang guru, ia kembali masuk ke gua.
Kuranji mengeluarkan kitab kuno dari balik baju dan meletakkan benda berharga itu di atas meja batu, di mana ia menemukan pedang pusaka Runduih Ameh. Dari sekian banyak lorong yang pernah ia masuki di Gua Pelangi, hanya lorong itu yang memiliki ruang bagian dalam paling luas. Setelah sebagian langit-langitnya runtuh akibat teriakan panik Kuranji begitu mencabut pedang, ruangan tersebut tampak lebih luas.
Bab Populer