CATATAN UNTUK SENJA
"Mah, Pah. Kenapa Mamah sama Papah, nggak mengubur kebencian itu? Kebencian, nggak harus dibalaskan dengan rasa dendam."
"DEVAN!!"
Satu tamparan mendarat di pipi kanan Devan, Anggun tidak segan-segan memukul anaknya dengan tangannya sendiri. Devan, hanya merintih tanpa enggan memandang Anggun. Amarah kembali membara, kekesalan pun menyulut di dalam diri Anggun serta Nirwan.
"Kamu ini anak yang nggak tahu diuntung! Papah, sama Mamah sudah memberikan apa pun yang kamu mau. Tapi, kenapa kamu nggak mau berbalas budi?"
인기 회차