Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gantari

Gantari

Dia menggelengkan kepala tanpa sekalipun menoleh ke arahku, pandangannya lurus ke depan. "Oh, ya. Namaku Gantari, siapa namamu?” ujarku sembari mengulurkan tanganku. Lagi-lagi bocah itu tidak menoleh ke arahku saat menjabat tanganku. Tangannya mungil tapi pucat dan terasa begitu dingin juga basah saat telapak tangan kami bertemu. "Apa kamu sakit?” Bocah itu menggeleng. Oh, mungkin karena ini sudah larut malam dan angin malam yang bertiup begitu dingin membuat suhu tubuhnya juga ikut menurun.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

"Satu, dua, tiga. Cheese." Kami berfoto dengan menggunakan berbagai pose. Pose yang menurutku sendiri sedikit aneh. Pose Elang terbang, Ular patok, Kambing kesurupan dan yang terakhir adalah pose yang paling ku benci, ialah pose Ayam bertelur. Kami duduk sembari memasang muka seperti orang sedang mengeden atau singkatnya orang sedang kesusahan mengeluarkan air besar. Aku sangat membencinya, muka ku terlihat sangat konyol tapi Abay justru menyukainya. "Udah." Jawab Predi.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Benar-benar devinisi cinta buta! Aku berhenti di tempat penjualan hewan. Pandanganku tertarik pada sekumpulan anak ayam yang berukuran kecil. "Aaaaaa menggemaskaaaannn.." ungkapku dengan mata berbinar. "Tolong anak ayam ini dua, satu batina dan satu lagi jantan." Pinta Victor lalu mengeluarkan uang di sakunya. "Baik tuan.." "Apa itu untuk Roseline?" Tebakku.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Hatinya tergetar melihat tatapan mata itu. Rara Wilis tersenyum melihat ajian yang dia berikan dipakai oleh pendekar itu. Entah kenapa dia merasa senang. "Mata itu... Apa hubunganmu dengan panglima Ratu Laut Selatan!?" tanya Santana dengan wajah pucat. Jaka Geni tertawa melihat pangeran sombong di hadapannya terkejut dan panik hanya dengan melihat mata Segoro Gaib miliknya.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
BERTUKAR RANJANG

BERTUKAR RANJANG

Bahkan Sangat perlahan. Anjani mengangkat kedua tangannya. Lalu memegang ujung cadarnya. Bara menatap tanpa berkedip. Kain hitam itu mulai turun sedikit demi sedikit. Memperlihatkan dagu putih mulus. Lalu bibir merah muda yang terlihat lembut. Bara mulai mengernyit. BERSAMBUNG,ya,Manteman. mksh sudah singgah. jgn lupa sub. komentar dan gift jika berkenan. semoga rejeki Manteman semua semakin mengalir dan berkah. Aamiin. mksh banyak,Manteman
10485 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
Madu Kujadikan Babu

Madu Kujadikan Babu

MADU KUJADIKAN BABU Part 15 A Aku ngikik. Si madu babu lalu buru-buru pergi dengan wajah kesal. Haha rasain, mamam tuh ikan goreng sambel terasi sendirian. Siapa suruh pelit. "Ini kamu belanja sendiri apa si Nia yang belanja Tan?" tanya Ibu mertua di sela sarapan kami.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

“Mbok, tadi di kutu kupret itu datang ke rumah, ngapain dia di sana ?” “Siapa toh Den, namanya Kutu Kupret? Soalnya yang datang hanya ada satu orang sih Pak Ganteng kalau enggak salah namanya Pak Rama, kinclong banget itu wajah, skin care apa yang dipakainya itu? Udah ganteng, murah senyum lagi.” Mendengar ucapan Mbok Darmi membuat telinga Raga semakin panas dan kesal.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai rante babi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status