Sisa Rasa
Pria itu mengenakan kemeja putih yang digulung lengannya hingga siku.
Wajahnya datar tanpa senyum.
“Ren,” sapa Selin pelan, suaranya hampir tenggelam diantara suara klakson kendaraan yang lewat.
Rendra hanya mengangguk kecil. “Silahkan masuk,” katanya singkat, lalu mundur sedikit agar Selin bisa lewat.
Tidak ada sapaan balik. Tidak ada senyum. Hanya anggukan itu.