Sisa Rasa
Ia melumat dan menjilat bagian sensitif yang sudah basah itu dengan penuh damba hingga Selin membusungkan dada, tubuhnya bergetar hebat saat cairan bening keluar dan ia mencapai puncak kecilnya.
"Sayang, aku mau masuk ya..." ucap Rendra dengan napas tersengal.
"Aku takut Ren, pelan-pelan ya..." pinta Selin dengan suara bergetar.
Rendra mengangkat kedua kaki Selin, memposisikannya dengan nyaman, lalu mulai mengarahkan miliknya yang sudah menegang sempurna. Ia menekannya pelan-pelan, sambil terus berusaha menenggelamkan miliknya disana.