Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Rantai Hasrat

Rantai Hasrat

Menunjuk seorang chef. "Hahahaha. Gitu. Ok. Mau berapa tusuk?" "Kasih aja tiga puluh tusuk deh. Supaya dia puas!" "Hahaha banyak banget!" Berjalan bersama-sama menuju chef yang di maksud. "Gimana dengan rencana loe?" tanya Rasyid tenang, berjalan pelan menyelaraskan langkah kakinya dengan Imelda. "Gue dapat jalan buntu. Bagusnya apa ya? Terobos atau cari jalan lain?" Meminta saran Rasyid.
5.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 210 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

Di napas yang tersisa Sayup terucap doa 'Ku takkan hidup selamanya Namun tak pernah siap berpisah Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Lekas pulih…. Kita…. Kita…. Kita….
106.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 231 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
KURENSIA

KURENSIA

pamitnya Aira melepaskan pegangan di tangan Agarish. Aira memejamkan mata nya lelah. “Capek ya? Tidur aja, saya temani kamu.” tebak Agarish “Makasih Om, udah nolongin aku.” ucap Aira Agarish mengangguk. “Tidur ya? Kamu butuh istirahat. Nanti kita ngobrolnya.” “Om, kalau mau pergi, pergi aja. Tapi tolong teleponin Bi Iin, ponsel aku mana?” tanya Aira
102.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 74 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
RETAK

RETAK

Hitung-hitung liburan bersama. "Syukurlah. Mama juga sudah pesan tim Wedding Organizer di temannya. Kamu tinggal memilih saja ingin memakai gaun yang mana dan tempat pelaminan yang seperti apa." Sebastian menjelaskan seraya menyesap kopi yang dipesan secara perlahan.
103.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 115 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
Unknown

Unknown

Iya kami mampir ke salah satu tempat makan reqwestsan Dea di dekat rumahnya. “Iya aneh ya haha, dan lebih anehnya lagi kami udah jalanin hubungan ini selama 1 tahun lebih”jawabnya santai sambil menggoyang-goyangkan sedotan pada gelas es tehnya berniat ingin menyeruput minumannya. “Kamu sayang sama Bang Fahmi?”tanyaku sebelum Dea menyeruput minumannya. “Ya sayang lah”balas Dea apaadanya kemudian menyeruput minumannya,
2.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 85 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
Lovely BASTARD

Lovely BASTARD

PESAN TERSEMAT _________________________ Hai, Baby's GIRLS KNIGHT 'TEAM mari serbu dengan Follow akun R_Quella juga I* @r_quella99 & @girlsknight.official Teruntuk cantik&gantengnya LB, thank you apresiasinya. Mari kita jaga pacar/kapal kita _________________________ Extra part 1 Katedral Bern, Bern—Switzerland | at 09 : 53 am.
9.819.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 400 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
WHERE

WHERE

Semakin lama semakin cepat. “Eh mau ke mana, sih?” Sharon terlihat bingung karena mereka sungguh sangat terburu-buru. Saat Gideon mau protes juga, langkah mereka tiba-tiba berhenti. Tepatnya Kevin yang menghentikan langkah mereka. “Gue dari tadi penasaran sama plastik ini.” Benar saja, di hadapan Kevin sekarang ada bungkusan kresek putih yang Gideon dan Sharon yakini itu adalah milik Edward.
102.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 101 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
UNREQUITED LOVE (INDONESIA)

UNREQUITED LOVE (INDONESIA)

Foto yang dikirimkan Rania saat ia memohon minta dikirim uang untuk biaya persalinan yang sudah hampir tiba namun uang itu tak kunjung datang. Rania berteriak. "Lelaki T*L*L" tangan Rania mengepal. Amarahnya sampai ke ubun-ubun. Begitu bodohnya makhluk Tuhan yang bernama Leo ini. Rania menekan tombol bergambar telphon berwarna hijau. Terdengar nada sambung. "Assalamualaikum bunda, ada apa? Bunda belum tidur?"
108.7K visualizaçõesEm pausaAdicionado à Biblioteca 261 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
Reuni

Reuni

Dan sesaat kemudian pun kembali hening, hanya kicau burung murai milik tetangga Memecah sepinya pagi. Mahira masih sibuk berkutat dengan rutinitas paginya, membuat makanan untuk keluarga kecilnya. "Mahira, buatkan saya kopi...", tiba- tiba Dimas berseru dari ruang tengah memintanya untuk dibuatkan kopi hitam. Mahira pun segera meninggalkan aktifitasnya, segera ia membuat kopi sesuai perintah suaminya. Ia tidak membiarkan suaminya menunggu lama, karena Dimas memang orangnya tidak sabaran.
2.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 88 Vezes como reques
Ler
+Biblioteca
TETANGGA TAPI PANAS
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
12345
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status