Hasrat sang PEBINOR
Di sisi lain, Rochman merasa pusing, melihat Puput terus mondar-mandir.
"Kamu kenapa, Put? Kok dari tadi mondar mandi saja?" tanya Rochman.
"Tidak tahu, Mas, tiba-tiba saya teringat sama anak saya," sahut Puput.
Rochman seketika merasa bersalah. Dia pun beranjak dari tempat tidurnya, dan mendekati Puput.
"Put, anak kamu sudah tenang di sana, kalau kamu merasa tidak ikhlas, justru dia tidak akan tenang di alamnya," nasehat Rochman dengan bijak.
Bab Populer