Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 31 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Mengendarai roda dua kesayangan untuk jarak tempuh yang tidak terlalu jauh membuat Alsaki sampai tujuan dengan cepat. Senyum lebar menghias sudut bibir begitu saja ketika pria berstatus papa muda itu memasuki rumah dengan semangat empat lima. "Assalamu'alaikum ...," sapanya setelah membuka pintu dan melangkah menuju ruang tamu.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Hello to Papa

Hello to Papa

"You know lah, ada banyak korban pelecehan pada gadis. Ini beritanya masih anget." Bella berdiri, "I-iya... Kakek, Bella mau masak buat kakek. Nanti kakek jadi jurinya ya." Pinta Bella. "Emang bisa masak?" "Ya bisa dong!" "Coba," "Jadi! Pertama-tama Bella mau masak nasi goreng special yang belum pernah Bella masak." "Oke, kakek beri waktu lima menit!" Bella terlonjak, ia menatap malas pada Kakek Pion.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Anak empat tahun itu menghela napas panjang melihat papanya bergerak ke sana ke mari. “Papa cuma bisa masakin ini sekarang. Ini yang paling cepat.” Reyga meletakkan piring ke depan Kael. “Makan yah. Papa bikinin kamu bekal dulu.” Bibir mungil Kael berkerut. Sang papa cuma membuatkan roti panggang dengan telur mata sapi di atasnya. Sebenarnya dia ingin protes, tapi melihat papanya masih tampak sibuk dia mengurungkan niatnya.
1076.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai roti papa mama
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
DADDY IN BLACK SUIT

DADDY IN BLACK SUIT

"Pa, Rey mau makan roti bakar bikinan Mama Chel," rengek Reyhan. "Iya, nanti ya nunggu Mama Chel pulang. Sekarang adanya roti bakar bikinanan Papa, makan dulu." Royan mencoba untuk menjawab Reyhan dengan sabar.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Yang kemarin kamu bilang katanya gampang banget tapi malah gosong?” Ziva langsung melotot. “Itu kecelakaan dapur kecil, Rez. Sekarang aku udah pro!” Reza tersenyum geli dan menatap bahan-bahan di meja: roti, keju, telur, daging asap, dan entah apa lagi. “Kamu bikin apa, sih?” “Roti telur lipat keju leleh,” jawab Ziva bangga. “Katanya ini sarapan para istri keren.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Mami bergumam. “Nih!” katanya memberikan satu paperbag dengan logo toko roti bakar ternama. “Apa ini?” Aurelie bertanya. “Kata abang gorengnya dari SPF buat Aurelie.” Setelah berkata demikian mami melengos pergi ke kamarnya meninggalkan Aurelie yang mulutnya terbuka lebar melihat isi paperbag yang tidak lain adalah roti bakar. “Jangan-jangan isi dia roti bakarnya.”
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Istri untuk Papa

Istri untuk Papa

tanya Bintang yang justru menanyakan hal lain, membuat Brian melirik pada meja makan yang terdapat banyak makanan tersaji. "Lihat Papa, Mama Luna membuat ayam bakar madu yang sering Papa makan. Ini sangat enak, Mama Luna sering membuatnya," ujar Bintang antusias menjelaskan. "Tapi, Papa belum pernah memakannya 'kan. Padahal Mama Luna tidak pernah makan dengan Bintang. Mama Luna selalu menunggu Papa pulang agar bisa makan bersama," lanjutnya, berucap pelan, membuat siapa pun yang mendengarnya akan merasa iba.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Pak Raja Kaisar: Ooo Roti Sehat? Aku pernah makan, dan enak banget! Malah sekarang di meja makanku selalu ada roti itu, karena Mama dan Papa sekarang sarapannya pakai roti itu. Katanya enak dan gak bikin waswas karena sangat rendah kalori. Gak nyangka itu punya kamu. Alya Humaira: Beneran?? aah... Makasih banget! Salam sama Om Sultan dan Tante Magdalena ya.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Diinginkan

Istri yang Tak Diinginkan

Malik menatap sejenak paper bag berwarna coklat dengan logo sebuah toko roti di tengah-tengahnya itu. “Seharusnya Papi sudah sampai di rumah dari tadi. Tapi Mami minta Papi beli roti dari toko roti favorit dia.” Malik mengangguk mengerti. “Kamu tahu roti seperti apa yang Mami kamu pesan?” tanya Archer kemudian. Kata ‘mami kamu’ yang keluar dari mulut Archer membuat hati Malik terasa menghangat. Malik lantas menggeleng dan tersenyum kecil. “Roti apa memangnya, Pi?”
9.61.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54.4K kali sebagai roti papa mama
Tampilkan Ulasan (156)
Baca
+Pustaka
Ami Lee
kamu aja kali cher yg gak nyaman di rumah sendiri..feli sama anak kamu bahagia koq..iblis mah selalu panas klo ada ditempat sejuk damai..panas hati nya lihat kedamaian ketentraman karna dia gak bisa merasakan itu kecuali dia berada di tempat iblis juga..ya kyx ditempat ratu hatinya kamu itu archee...
Katrina Citra
cerita paling best dari yg ter the best gilaaaaak aku tenggelam banget di kisah Archer Feli sampe2 pgn bgt mereka ada d dunia nyata......... kak oca semua karya mu ga ada yg gagal,semua dah ku baca,tp yg paling mau dan selalu di ulang2 per bab sampe khatam kek ny klo cerita in ulang ya ArcFel ini🫰...
Baca Semua Ulasan
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

kata Mama Sofiya yang baru saja turun. "Iya, Mah!" jawab Zahra sambil tersenyum. "Mau dibagikan dimana rencananya, Ra?" tanya Mama Sofiya sambil duduk di meja makan. "Zahra juga belum tau, Mah!" jawab Zahra sambil membawa piring berisi Roti yang dipanggang di oven kecilnya. "Hmmm, enak sekali keliahatannya, Ra! Antar ke perusahaan, Ra! Para pekerja senang sekali dengan kue gratismu!" jawab Papa Ameer.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai roti papa mama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status