Kita yang Terluka
“Papa, nanti kami mau ke rumah Om Indra. Rika sudah lihat rumahnya, besaaaaaaarrrrrrrr sekali. Disana juga ada kamar Rika. Kamarnya bagus sekali. Waktu itu Om Indra tanya Rika suka apa, Rika jawab aja suka Kuromi. Eh … ternyata kamarnya dicat ungu. Ada boneka kuromi gede dan sprei sama sarung bantal juga motif kuromi. Ya, ampun, Rika senang sekali. Jadi nggak sabar mau tidur disana.”
Ammar membeku mendengar ucapan anaknya. Dadanya seperti tersengat. Dia hanya mengangguk-angguk saat Riko juga menceritakan tentang kamarnya meski telinganya tidak mendengarkan. Jantungnya berdegup kencang hingga membuat pelipisnya berdenyut-denyut. Jadi, Zahra dan Indra akan membawa Riko dan Rika tinggal bersama
Bab Populer