Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Sweet Wife

My Sweet Wife

tanya Mita yang kini duduk di antara Opa dan Omanya. “Papa kamu tuh!” jawab Oma Ningsih seraya menunjuk putra semata wayangnya. “Padahal ‘kan Mita mau ikut jemput,” ucap Mita seraya mengerucutkan bibirnya. Ia memeluk tubuh sang Oma yang sudah semakin kurus dari terakhir Mita mengunjunginya. “Nggak pa-pa. Yang penting ‘kan Oma dan Opa sudah sampai dengan selamat,” sahut Opa Malik.
1021.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 713 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Kini keringat dingin mulai muncul dan kakiku semakin berat melangkah. Oh Tuhan, apa yang aku lakukan sekarang? Benarkah rumah ini tidak lagi menyimpan kengerian di masa lalu dulu? Sebenarnya, banyak sekali perubahan pada rumah ini yang membuatku takjub. Walaupun sudah sah dimiliki oleh om Agung, aku tetap menyebut rumah ini sebagai Rumah Kakek. Entah mengapa, karena memori yang ada di rumah ini sangatlah kuat. Suka, duka bahkan hal menegangkan pun aku alami juga di sini.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
DIKIRA AKU MISKIN

DIKIRA AKU MISKIN

Namun, sofa yang dulu tidak sama lagi dengan yang sekarang. Bagas tampak bingung melihat televisi yang ukurannya lebih besar dari yang pernah dia lihat. “Tipinya besar, Mah.” Anak yang masih sangat polos itu menunjukkan kekagumannya. “Iya, Sayang.” “Ini rumah siapa?” “Rumah Opa dan Oma.” “Opa dan Oma mana?” “Opa yang tadi ngomong sama Mama. Kalau Oma tadi yang gendong dan cium Bagas.” Aku memberikan penjelasan.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Istri Cantik CEO

Istri Cantik CEO

Tanya Jordi sambil duduk bersimpuh di depan oma. “Oma tidak mau bertengkar dengan opah sayang. Sekali oma berbicara tidak didengarkan yasudah. Oma cukup diam saja. Tidak mau membuang banyak tenaga dan pikiran juga. Karena semakin tua, oma cukup harus berpikir sehat saja. Biarkanlah opahmu itu. Mala mini tidurlah sini, rumah terasa sepi nak. Jika ada yang ingin dibicarakan besok saja, opah pasti lama.” Ucap oma lembut.
5.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Tanpa kusadari aku melompat girang saat kaki ini telah mencapai pintu besar kediaman opa dan oma. Wow di luar terlihat sangat mewah, palagi di dalam wah sungguh luar biasa. Aku memang baru kali ini memasuki rumah opa karena oma tidak pernah mengizinkanku mengunjungi rumahnya karena oma tidak menyukai mama. Entah apa alasannya aku tidak mau tahu saat itu. Yang aku tahu hidupku senang dan bergelimang harta. Kalau tahu rumah opa dan oma semegah ini sudah dari dulu aku akan merengek ke papa agar di izinkan tinggal di rumah ini.
1038.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
To Be His Bride (Season 1)

To Be His Bride (Season 1)

Jadi ia tidak memerlukan bantuan orang lain untuk memindahkan semua itu. Cukup memasukkannya ke dalam koper, dan dalam dua kali jalan, Ajeng sudah selesai mengosongkan kamarnya. Ajeng sedang dalam perjalanan menuju kamarnya yang lama yang ada di lantai atas kala ia melihat Oma Ana lagi. “Oma baru saja bicara dengan Opa. Dan Opa bilang, lebih cepat kamu tahu, lebih baik.” Ucap wanita itu ambigu.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

Hans pun menuju telepon dan mulai memesan, tak butuh waktu lama seorang wanita yang juga agak tua datang mengantarkan 3 porsi tinutuan. Mereka makan bersama, Oma makan dengan lahap. Hans senang melihat Oma nya mulai tersenyum, sejak kematian Opa sangat jarang senyum terlihat di wajah Oma selama beberapa tahun ini. "Amelia dimana kedua orangtuamu, apakah kau punya saudara? Tanya Oma Fin. "Kedua orangtuaku sudah meninggal Oma, pertama mama lalu papa. Sekarang aku seorang diri tak punya saudara kandung"
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Kontrak Cinta Sang Tuan Muda

Kontrak Cinta Sang Tuan Muda

Dia tahu, kalau Oma dan Opa sudah kompak, maka tak ada gunanya berdebat. “Baiklah,” ujarnya akhirnya, menghela napas kecil. “Tapi kalau Rey jadi terlalu manja, jangan salahin aku.” Opa hanya tertawa pelan. “Tenang saja, dia cuma akan manja di rumah ini. Sama seperti kamu dulu.”
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pacar Kakak

Terpaksa Menikahi Pacar Kakak

ujar Oma Widya, suaranya datar namun sarat ketegasan. "Kak Dewa baru saja pergi. Apa aku telepon Kak Dewa supaya bisa balik lagi?" tanya Tara, cemas. "Nggak perlu. Oma hanya ingin bicara sama kamu," jawab Oma tanpa basa-basi. "Baik, Oma. Silakan masuk," ucap Tara sambil mempersilakan Oma masuk ke dalam rumah sederhana itu. Begitu masuk, langkah Oma terhenti sejenak. Pandangannya menyapu isi rumah. Tidak ada sofa empuk, tidak ada perabot mewah seperti di rumah lamanya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
SI KEPALA BATU JATUH CINTA

SI KEPALA BATU JATUH CINTA

Sementara aku ikut bersama Bram menggunakan mobilnya. Setelah menempuh perjalan sekitar 20 menit, akhirnya kini kami telah sampai di rumah mewah bertingkat tiga ini. Rumah milik Oma. Rumah yang kini telah di wariskan untuk Papi. Aku menekan bell ... terlihat Dara bergegas membukakan pintu! "Tumben gerak cepat," ucapku pada Dara. "Karna saya gak mau di bilang budek lagi," jawabnya kesal.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status