TURUN RANJANG
“Can we?”
Ardhi tersenyum hingga matanya menyipit. “Selama kita percaya satu sama lain, aku yakin−”
Sebelum kalimatnya selesai terucap, tubuh Ardhi tiba-tiba mental ke samping hingga menghantam jendela. Ia terlalu kaget hingga yang ia lakukan adalah berpegangan pada kursi mobil. Berusaha bergerak untuk merengkuh Sarah. Namun, belum sempat ia mencapai tempat duduk Sarah, mobil berguncang hebat setelah dihantam dengan keras oleh sesuatu dari arah depan. Sebelum kemudian mobil seperti berputar, sekali, dua kali, tiga kali …