Istri Tak Dianggap
Adam langsung menuju kantin rumah sakit begitu keluar dari ruang rawat Ana.
“Bibi,” panggilnya begitu bertemu dengan wanita paruh baya yang dimaksud Ana.
“Pak Adam.”
“Benar, apa bibi sudah selesai makan?”
“Eh sudah, Pak ada apa?”
“Ayo saya antar pulang kalau begitu.”
“Eh tidak usah, Pak saya bisa naik taksi saja, lagi pula saya masih harus menunggu nyonya datang.”
“Nyonya Sandra sudah datang dia sekarang bersama Ana, saya ingin bicara dengan bibi.”
الفصول الرائجة