Tetanggaku Rajin (Minta)
“Sanseeeettt Maradonaaaaa ….”
“Sanset itu, mah, sampo apa kopi. Noh, yang direncengin digantung di warung!”
“Itu sacheeeett!” ujarku sambil melotot dan mengacak-acak rambutku sendiri. Lama-lama aku ketularan oon, nih. Adduuuh!
“Sachet itu lain lagi, Rin!”
“Apaan?”
“Itu, loh, tiang listrik yang guede dan tinggi banget!”