Silsilah Naga Emas
Di pojok bawah, ada stempel kecil—tiga garis melengkung—dan di sisi lain sebuah cap berbeda, huruf yang kukenal samar-samar: sebuah H besar yang diukir di atas lilin stempel.
“Ada cap H di sini,” aku berbisik, menahan napas sampai nyaris sakit.
Di lembar lain, sebuah nota kecil terselip—tangan yang menulisnya tergesa. “Kontak: H — gunakan kurir yang loyal. Jangan kirim melalui jalur biasa. —L.” Tanda tangan: Sekretaris Lu.
“Jadi Sekretaris Lu terlibat,” gumam Xiao Lan. “Dan H—dia adalah kontak Rahasia.”