Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Di hari pernikahan putraku, suamiku mengusirku dari kursi utama dan duduk di kursi undangan paling belakang. "Liana nggak menikah seumur hidup dan nggak punya anak karena aku." "Liana cuma mau mewujudkan mimpinya menjadi seorang ibu, hari ini saja. Apa kamu nggak bisa membiarkannya? Kenapa hari ini mesti ribut-ribut?" Aku menoleh ke arah putraku, berharap dia akan menghentikan kekonyolan ini. Akan tetapi, putraku malah berkata, "Itu benar, Bu. Aku sudah memanggilmu Ibu selama 20 tahun. Cuma hari ini saja aku akan memanggil Bibi Liana." "Aku cuma nggak akan ngasih teh ke Ibu. Jadi, bisakah Ibu nggak terlalu mempermasalahkan hal ini?" Menghadapi ayah dan putranya yang kompak ini …. Pada titik ini, tiba-tiba saja aku merasa jika 25 tahun terakhir ini hanyalah sebuah lelucon.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan

Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Sejak usia dua tahun, Erianna Vindra menjadi bank darah pribadi untuk adik kembarnya setelah didiagnosa memiliki kelainan genetik yang langka. Dokter memprediksi adiknya tidak akan hidup lebih dari delapan belas tahun, jadi keluarga dan kakak laki-lakinya sangat menyayangi adiknya. Mengutamakannya dalam segala hal. Mereka bahkan menyalahkan Erianna, menuduhnya "mencuri" nutrisi adiknya dari dalam kandungan sehingga membuatnya sakit-sakitan. Di kehidupan sebelumnya, tidak ada satupun di keluarganya yang menyayanginya. Hanya tunangannya, Devan, yang benar-benar tetap berada di sisinya. Tapi, Erianna tidak pernah menyangka bahwa ada yang disembunyikan di balik cinta Devan. Hingga adiknya tanpa sengaja jatuh dari tebing dan perlu transfusi darah penuh. Devan mengisi formulir persetujuan tanpa ragu, mengirim dirinya ke meja operasi untuk jadi pendonor. Saat darahnya mengalir dan kesadarannya hampir sirna, Erianna berjanji bahwa, di kehidupan lain, dia tidak akan menjadi bank darah untuk adiknya lagi! Berikutnya, saat dia membuka mata, dia kembali ke hari dimana dia telah bertunangan dengan Devan ….
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 766 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Kebisuan dalam Kedalaman Air

Kebisuan dalam Kedalaman Air

Aku telah bergentayangan di dasar air selama lima tahun, sebelum akhirnya tulang-belulangku tersangkut pada kail seorang pemancing dan ditarik ke daratan. Meski tim forensik telah merekonstruksi wajahku melalui tengkorak yang ditemukan, kebencian Kakak terhadapku tidak berkurang sedikit pun. "Baguslah kalau dia mati!" "Sudah kabur lima tahun, mati pun nggak bakal bisa nebus semua dosanya!" "Keluarga Manggala punya pembunuh kayak dia ... benar-benar bikin malu!" Semua orang mengira dia sangat membenciku sampai ke tulang sumsum. Akan tetapi, saat mengucapkan kata-kata itu, seluruh tubuh Kakak gemetar hebat. Siapa yang menyangka? Telepon minta tolong yang kuhubungi kepadanya lima tahun lalu, justru menjadi tangan tak terlihat yang mempercepat kematianku.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Sumpah Palsu Suamiku, Sang Bos Mafia

Sumpah Palsu Suamiku, Sang Bos Mafia

Aku hamil anak Alex Morgan, sahabat terbaik kakakku, dan Sang Ketua Mafia termuda dan paling tampan di Kota Nerosiwa. Kemudian mantan kekasihnya yang bernama Bella, yang sudah meninggalkannya begitu saja, kembali datang. Kupikir dia akan meninggalkanku demi Bella. Tetapi, dia hanya terkekeh. "Dia pergi tanpa sepatah kata pun. Kami tidak mungkin kembali bersama." Kakakku, Gery, bahkan lebih dingin. "Dia bukan Keluarga Renhart lagi. Satu-satunya adikku itu hanya kau." Aku memercayai mereka. Selama tiga tahun, mereka telah menunjukkan kepadaku kehangatan dan cinta yang belum pernah kukenal. Kemudian, sebuah video saat ayah angkatku yang mabuk memukuliku menjadi viral. Dunia mengejek bahwa putri Keluarga Renhart yang mulia, ternyata pernah disiksa seperti pengemis. Aku hancur. Aku berlari mencari dua pria yang kupercayai itu. Tetapi, langkahku terhenti mendadak di depan pintu ruang kerja mereka, terpaku oleh suara Bella yang manis dan menjijikkan. "Gery, Alex ... kalian menyebarkan video itu? Bukannya itu terlalu kejam? Maria sedang hamil." Jawaban kakakku langsung terdengar. "Justru itu intinya. Kehamilan seharusnya melunakkan hatinya. Tapi dia malah bertingkah seperti pemilik rumah ini, dan menjauhkanmu dari keluarga ini." Alex hanya tertawa. "Jangan khawatir tentang Maria. Dia tidak bisa menyentuh kita. Dia terlalu lembut untuk menyakiti bayi itu." Air mata mengalir di wajahku. Rasa sakit yang tajam seolah menusuk jantungku. Dia benar. Bayi ini adalah hartaku, dan aku tidak akan pernah menyakitinya. Tapi Alex ... aku tidak akan membiarkanmu mengendalikanku. Aku pun pergi dengan hati yang sudah mati. Aku memesan tiket pesawat. Aku akan kabur dari genggaman mereka, membawa bayiku, dan menghilang dari dunia mereka selamanya.
15.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

Setelah menjalin hubungan selama enam tahun, tepat ketika Bella Lesmana bersiap menikah dengan Martin Praba, adik kandungnya yang telah hilang selama dua puluh tahun akhirnya ditemukan kembali. Bella berusaha sekuat tenaga untuk menebus semua kehilangan dan penderitaan sang adik, tetapi Raisa Lesmana sama sekali tidak tergerak. Dia bahkan memfitnah Bella sebagai wanita pencemburu, merebut kasih sayang kedua orang tua mereka, dan diam-diam mengincar tunangan kakaknya sendiri. Semua orang mulai memihak Raisa dan berdiri di sisi berlawanan dengan Bella. Bahkan Martin pun ikut membujuknya, "Dia sebentar lagi bakal menikah ke Keluarga Daryata. Sudah seharusnya kita kasih kompensasi buat dia." Karena itu, Martin menemani Raisa mengambil foto keluarga, membelikan kalung edisi terbatas yang seharusnya menjadi milik Bella, bahkan meninggalkannya seorang diri di jalanan terpencil hingga hampir menjadi santapan kawanan serigala. Meski sudah sampai sejauh itu, Martin masih merasa dirinya berutang pada Raisa. Baru pada hari pernikahan, Martin mengetahui bahwa orang yang akan menikah ke Keluarga Daryata bukanlah Raisa, melainkan Bella. Martin mengejar dan berusaha mati-matian menghentikan iring-iringan pengantin, tetapi tetap tidak mampu membuatnya menoleh sekali pun.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Victoria Holmes tidak pernah menyangka dia akan ditinggalkan seorang diri di hari pernikahannya. Karena Kaitlin Rowe menderita depresi dan sering mengancam bunuh diri, semua orang menuntutnya untuk terus-menerus mengalah. Bahkan di hari pernikahannya. Victoria sudah muak. Baik tunangannya maupun orang tuanya, semuanya tidak ingin dia pedulikan lagi! Mulai sekarang, dia hanya akan hidup untuk dirinya sendiri.
9.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Luka Abadi, Cinta Tak Berarti

Luka Abadi, Cinta Tak Berarti

Orang tuaku mengadopsi seorang anak yatim piatu dan aku sangat menyayanginya, bahkan memperlakukannya layaknya anakku sendiri. Sampai akhirnya aku sadar, wajahnya semakin mirip dengan suamiku, Yobel, bahkan diam-diam memanggil adikku dengan sebutan ‘ibu’. Ternyata, suamiku yang begitu mencintaiku sudah lama berselingkuh. Dia dan adikku diam-diam membangun keluarga bahagia, bahkan mendapat restu dari orang tuaku. Saat semuanya terbongkar, adikku memohon agar aku merestui mereka dan orang tuaku menyuruhku untuk mengalah. Anak yang begitu kusayangi selama ini, malah mengutukku dengan kejam. Namun, mereka tak menyangka, sebenarnya Yobel yang menolak untuk bercerai. Dia menangis memohon pengampunanku, berkata bahwa dia benar-benar mencintaiku dan anak itu hanyalah sebuah kecelakaan. Aku berpura-pura percaya pada ketulusannya, lalu berkata, “Tujuh hari, aku kasih kamu tujuh hari. Kalau kamu bisa menunjukkan ketulusanmu, aku akan memaafkanmu.” Yobel senang bukan main dan menuruti semua perkataanku, memperlakukanku seperti harta berharga. Demi diriku, dia bahkan menyumbangkan seluruh tabungannya, memaksa adikku berlutut di salju untuk meminta maaf padaku. Semua orang mengira aku akan memaafkannya, hingga hari di mana polisi datang untuk menyuruh mereka mengidentifikasi jenazah. Saat itulah, Yobel benar-benar gila. Yobel tidak tahu, sebenarnya aku sudah mati sejak tujuh hari lalu. Hanya saja, malaikat kematian memberiku izin kembali ke dunia selama tujuh hari, untuk berpamitan dengan Yobel.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Setelah Si Putri Palsu Dibunuh Penculik

Setelah Si Putri Palsu Dibunuh Penculik

Semua bermula ketika aku dibawa kembali ke Keluarga Andaru. Di saat yang sama, putri palsu di keluarga itu memilih untuk terjun ke laut dan memalsukan kematiannya. Seketika, dunia berbalik menyerangku. Semua orang menudingku sebagai penyebab kematiannya. Hanya suamiku, Arya Baskara, yang tetap berdiri kokoh di sisiku. Aku sempat terbuai, mengira dia benar-benar mencintaiku. Hingga suatu malam, aku tak sengaja mendengar percakapannya dengan temannya. "Saras akan segera kembali. Apa rencanamu terhadap istrimu di rumah?" Suara Arya terdengar begitu dingin saat menjawab, tanpa sedikit pun kehangatan. "Bagaimana mungkin aku jatuh cinta padanya? Dia sudah menyiksa Saras sampai mati. Aku mendekatinya cuma buat balas dendam dan menghancurkan hidupnya." Tak lama kemudian, aku diculik. Saat para penculik menelepon Arya untuk meminta tebusan dan mengancam akan membunuhku, dia sedang sibuk menggelar pesta penyambutan yang mewah untuk kepulangan kekasih hatinya. Dia bahkan tidak sudi membuang waktu untukku. "Kalau mau bunuh, lakukan saja sekarang! Setelah mati, buang saja mayatnya ke laut untuk jadi makanan hiu!" cetusnya ketus. Akhirnya, keinginannya terkabul. Jantungku ditikam dan tubuhku dilempar ke laut dalam untuk dimangsa ikan. Akan tetapi, rambut pria itu justru mendadak memutih dalam semalam karena penyesalan yang tak berujung.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sekeluarga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status