Forbidden Feeling
"Oh, terus namanya siapa?"
"Belum tau,"
"Dia udah kenal sama lo?"
"Belum juga,"
"Kenapa belum kenalan?"
"Gengsi lah. Mana mungkin gue duluan yang ngajak kenalan,"
Gengsi. Aku perempuan, dan semua perempuan punya gengsi, right?
"Makan tuh gengsi!" ujar Sekar sambil melemparkan tissue ke arahku.
"Ini pesanannya, mbak. Satu caramel machiatto dan satu banana smoothie," kata seseorang di sebelahku, dan ternyata adalah--DIA.
Chapitres populaires