Dangerous Feeling
Elaine terbata-bata, grogi Dengan keadaan yang semakin mencekam, apalagi ketika Raven mendekatkan dirinya kearah Elaine, jarinya menyentuh lembut pada area bibir tipis yang seksi, libidonya seketika naik tanpa berpikir panjang Raven langsung melumat bibir Elaine dengan rakus
“hmm ja-“ desah Elaine seraya memukul-mukul pelan dada bidang Raven, karena ini masih di area dekat rumahnya, bagaimana jika bunda Maya tau dan melihat nya
“ aku sudah tidak sabar Elaine, jangan harap malam ini kamu bisa tidur dengan tenang “ Raven tersenyum devil
“ maksud kak Raven apa” Elaine masih malu menatap Raven, ciuman yang mendadak itu seolah membuat hati Elaine terbang ke angkasa
“ menikmati sesuatu yang sediki