SHANIA
Adrian masih terhanyut dalam amarahnya. Tangannya mengepal erat, dengan wajah yang merah padam. Rahang terlihat mengencang dengan gigi yang mengeretak. Tak ketinggalan, sorot matanya pun memerah, seolah tak luput ambil bagian, menyempurnakan rona murka di wajahnya. Shania yang khawatir lawan bicaranya itu akan pingsan karena amarahnya sendiri, segera saja berusaha untuk mengurangi intensitas emosi pria itu dengan berujar tenang, "Syaraf Anda tegang, Pak Adrian. Tidak baik untuk kesehatan. Anda bisa menderita sakit kepala tegang, atau bahkan serangan jantung. Jangan lupa resiko lainnya yang tak kalah buruk, stroke."
Bab Populer