Menggoda Sang Paman
“Makasih, ya, Om. Udah percaya sama aku. Dan… maaf tadi sempat ngeyel.”
“Hmm gak apa-apa, Om maklumin kok.” Govan tersenyum tipis.
Nabila mengangguk pelan.
“Good Night.” Govan berjalan keluar, tapi suara Nabila kembali menghentikannya.
“Om?”
“Hm?”
“Kalau aku kangen, Om bakal bales chat aku, kan?”
“Pasti. Kamu tinggal chat, telepon, video call, apapun. Om selalu ada.” Govan menoleh sambil tersenyum.