Penyesalan yang Terlambat
Akhirnya, aku hanya bisa berkata, "Sebaiknya kamu pulang, aku harus pergi kerja."
Jelas bukan itu yang ingin didengarnya. Dia bangkit dari kursi dan memegang tanganku, berkata dengan sedikit emosional, "Kak Sandy, aku cuma tertipu. Maafkan aku, ya? Aku hanya khilaf, sekarang aku sadar semua salahku. Semua yang kamu lakukan untukku, aku sudah tahu, dan aku sangat menyesal baru sekarang aku tahu kebaikanmu."