Sebatas Istri Di Atas Kertas
“Mas, aku ini istrimu. Kalaupun kamu apa-apakan aku, ya mana ada orang menyalahkan? Kalau aku yang nggak izinin, aku harus siap-siap dikutuk malaikat semalam suntuk.”
“Syukurlah kamu mengerti.” Karan tertawa senang. “Kalau begitu, bisa nggak kalau kita cobain kursi itu sekarang?”
Pria itu menunjuk sudut ruangan yang sebelumnya sama sekali tidak diperhatikan KIran. Menemukan sebuah sofa berlekuk berwarna marun yang bertengger dengan manis di sana.
“Astaga, apa-apaan itu?”
“Pemilik penginapannya pengertian banget, pakai dikasih fasilitas begitu. Tahu aja kalau klien mereka lagi bulan madu. Ayo kita cobain sekarang, Sayang.”
인기 회차