Bintang untuk Langit
Annetha masih memegangi kening, entah kenapa sampai besar seperti ini Bintang malah susah diatur.
Bintang berpamitan ke Arlan, kemudian melirik sang mami. Dia mendekat dan berkata, “Bintang ke kamar ya, Mi. Mami jangan marah-marah terus, nanti darah tinggi. Lagian Mami tahu, kalau Bintang itu bersinar saat malam, jadi benarkan kalau Bintang muncul ketika malam.”
Bintang bicara seraya menggerakkan kedua tangan, seolah sedang menggambarkan gemerlap bintang yang terang.
인기 회차