Perbaiki Hidup Mama!
Tapi apa boleh buat, kerabat dekat pimpinan punya kelas yang jelas berbeda darinya.
Biasanya wanita itu tidak sering memperlihatkan emosi, tetapi mungkin hari ini adalah puncak kesialannya.
Keputusasaan dan kekecewaan tergambar jelas dari teriakan menyedihkan itu.
Wanita itu bernama Rani Anggraini, kepala keluarga, dua puluh delapan tahun. Dia tinggal bersama Mamanya di sebuah rumah setelah suami kedua, Papanya kabur meinggalkan mereka dengan kesan yang begitu menjijikkan. Rani sendiri tak habis pikir bagaimana pria busuk nan kasar itu bisa menarik perhatian Mamanya delapan belas tahun lalu.
인기 회차