Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius
Dwi Mauladada terasa dinginwaiting in silence artinyaaku hanya bisa terdiamcara bersikap dingin dan misterius
duga Cakrawala dengan penuh percaya diri, sambil menyentuh bibirnya yang kini berubah lembab.
"Mana ada, Pak?" Aisha langsung berkata agak keras. "Ini, aku oleskan krim bibir tadi, karena bibir Anda sangat kering," pungkas gadis itu sambil cemberut, ketika meletakkan sebuah krim pelembab bibir ke genggaman tangan Cakrawala.
Cakrawala seketika terdiam. Dia merenungi diri sendiri yang memang selalu mengabaikan kondisi fisiknya.
Beliebte Kapitel