분야별
업데이트 중
모두연재 중참여
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Cahaya itu seolah ingin menyiramkan harapan ke dalam jiwa ku yang sedang bergelut dengan keputusan untuk menikah dengan Mas Risam, pria yang belum kukenal dengan baik, hanya karena rasa balas budi pada Mbak Aiza yang telah banyak membantu keluarga ku. “Masih suka datang ke sini?” Suara suara pria yang akrab membuatku terkejut sejenak. Aku menoleh perlahan, dan di situ berdiri sosok Wangsa Satya dengan baju koko warna biru tua dan celana panjang putih yang selalu jadi cirinya. Rambutnya yang sedikit bergelombang tertiup angin, wajahnya yang selalu ceria kini tampak sedikit lelah namun tetap hangat.
461 조회수연재 중서재에 11회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Senandika

Senandika

Warung kopi ini benar-benar setiap Senin-Jumat selalu dikunjungi Jevan dan teman-temannya ketika pulang sekolah. "Oi, Jen. Siapa cewe lo sekarang?" Jendra yang lagi menyeruput kopi hitam pahitnya tersedak mendengar pertanyaan tiba-tiba Chandra serta kehadiran cowok dengan suara rendah itu. "Rahasia," jawab Jendra sambil menyeruput kopinya. Cowok itu benar ada pacar, tapi tidak ingin orang-orang tahu tentang hubungannya. "Dih, jangan-jangan pacar lo si Jevan," celetuk Felix iseng. Cowok itu hanya mengangkat kedua alisnya kala mendapat tatapan sinis dari Jevan.
2.4K 조회수연재 중서재에 50회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Jodohku Seorang Janda Kaya Raya

Jodohku Seorang Janda Kaya Raya

Dengan itu, kemungkinan besar peluangnya untuk hidup berumah tangga dengan janda kaya itu akan terbuka lebar. *** Pukul setengah sebelas siang, Rando sudah tiba di kator tersebut. Rando langsung menghampiri Mona. "Selamat siang, Mon." "Selamat siang juga, Pak," jawab Mona penuh hormat. "Apakah Lintar sudah datang?" tanya Rando. "Sudah, Pak. Pak Lintar ada di ruangannya," jawab Mona ramah. Rando langsung meraih beberapa lembar berkas, lalu diserahkan kepada Mona.
1010.1K 조회수참여서재에 303회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Sang Janda dan Para Pria Penggoda

Sang Janda dan Para Pria Penggoda

Canda tawa itu sontak berhenti. Sabrina tiba-tiba datang mendekat lalu menunduk dengan tulus. "Selamat untuk hari jadi pernikahannya, Pak Joshua dan Bu Rena." Rena bisa menebak, wanita itu baru saja menangis. Dandanan mata Sabrina sedikit terhapus. Ekor matanya pun terlihat bekas air mata. "Terima kasih, ya," jawab Rena. "Besok lagi nggak usah bawakan makanan untukku. Sekarang sudah jelas kenapa aku nggak bisa menerimanya, bukan?"
9.810.9K 조회수참여서재에 261회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Pesona Janda Kembang

Pesona Janda Kembang

kata Ariel saat dia sudah mencoba mendorong tubuh Sadam, tapi laki-laki itu seolah tak mau melepaskan pelukannya. "Aahh ... maaf ...," ucap Sadam dengan senyum sejuta wattnya. Jika dulu Ariel akan terkesima dengan senyuman itu, kini dia tak lagi bisa tergoda. Luka dan kecewa yang dirasakannya masih terasa begitu sakit hingga saat ini. Laki-laki yang ada di depannya ini dengan begitu teganya pergi setelah mereka menikah. Sadam bagiakan ditelan bumi saat itu. Tak ada kabar atau apa pun juga dari laki-laki itu. Hingga pada suatu hari datanglah surat cerai yang dikirim oleh Sadam. Sakit, kecewa dan terluka tentu dirasakan oleh Ariel. Tak ada penjelasan apa pun kenapa tiba-tiba saja laki-laki itu
2.2K 조회수연재 중서재에 64회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Namanya, Kalendra

Namanya, Kalendra

Jika Tuhan menghendaki. Namanya Kalendra, Kalendra Nugroho. Namanya yang unik itu, sering kali aku dan teman-temanku plesetkan menjadi Kalender, dan wajah kalemnya itu akan langsung cemberut namun akan tersenyum malu lagi jika kami menggodanya. Lucu sekali. Pertemuanku dengannya terjadi saat kantorku merekrut pegawai baru. Fresh graduate yang baru mendapat gelar sarjana, muda-mudi yang masih kinyis-kinyis.
104.3K 조회수참여서재에 154회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Calon Janda

Calon Janda

Tapi bukannya menjadikannya seperti wanita pembangkang, malah baginya jadi lucu. "Kamu itu lagi ngandung anak aku--" "Yakin anak Mas?" sindir Nashwa. Dia memutar bola mata sambil membuang muka. "Emang anak siapa?" tanyanya sambil tersenyum jail. "Anakonda," celetuk Nashwa membuat Husian tertawa sampai bahunya bergetar. Laki-laki bercambang tipis itu mengacak kepala sang istri sebelum beranjak ke meja kerjanya.
101.4K 조회수연재 중서재에 41회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Diuber Janda

Diuber Janda

tanya Bu Sukma tak percaya. "Iya, Bu. Ini rumahnya. Malah rumah sebelumnya ada kolam renangnya. Janda kaya, Bu," bisik Imron saat berdiri bersampingan dengan Bu Sukma. "Janda kaya, maksudnya?" "Ck, duitnya banyak. Tabungannya penuh, tetapi orangnya sederhana, malah jualan nasi uduk," terang Imron yang membuat Bu Sukma semakin tergugu. Ternyata prasangkanya tidak benar selama ini.
10118.8K 조회수참여서재에 4.3K회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

Dia tahu kalau dia tengah merundukkan diri pada sosok Pendekar Dunia Arwah dari golongan Sakra yang paling ditakuti di Nusantara, yakni Mavendra. “A-aura kesaktian Kanuragan Ozora yang mengerikan ini. Tidak mungkin, padahal kudengar mereka sudah tewas semua…” Chandra bergumam sendiri untuk menyangkal fakta yang menampar dirinya. “A-apa kau benar Mavendra? K-kau Mavendra?” tanyanya berulang-ulang pada Suja memberanikan diri. “Ya, aku Mavendra. Jayendra Mavendra.” tegas Raksha dengan suara yang berat sehingga Chandra tidak mengenali suara Raksha kala itu.
1011.1K 조회수연재 중서재에 243회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
Red in Us

Red in Us

tanya Kandara, dan dijawab gelengan oleh Katha. “Rabu? Oh, Rabu yang dulu ke mana-mana sama kamu itu, ya?” tanya Surya. “Iya, Om. Sahabat aku,” jawab Katha. “Udah jadi calon suami, Om,” tukas Kandara, lalu sedetik kemudian dia menahan tawa saat wajah Katha terlihat sedikit buas.
1018.1K 조회수참여서재에 544회 sundara kanda로 추가됨
보기
+보관함
이전
123456
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status