Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Untuk Anak Tuan Mafia

Ibu Untuk Anak Tuan Mafia

Lebih baik Hani terjatuh di atas tanah yang kotor daripada harus di tolongi manusia iblis seperti Tacka. Hani membersihkan bekas sentuhan tangan Tacka di bajunya dengan cara mengibas-ngibaskannya. Dia seakan merasa sangat jijik sekali setelah di sentuh laki-laki itu. Seakan-akan Tacka itu adalah hewan yang paling najis dan kotor. Sedangkan Tacka sendiri tak marah. Laki-laki itu hanya diam saja sembari menatap lekat wajah Hani.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Roman (sa) Arunika

Roman (sa) Arunika

tanya Kava lega sembari menodongkan kedua tangannya di depan Nala meminta persetujuan. “Iya,” jawab Nala ragu. “Boleh nggak kita berjabat tangan?” Kava mengulurkan tangannya lagi. Nala menunduk ragu. “Saya takut kontak fisik dengan orang lain, Pak. Bagaimana kalau tangan orang itu kotor? Bagaimana kalau tangan saya yang mengotori tangan orang lain?” ujarnya ragu. “Oh gitu, sebentar,” Kava celingukan ke penjuru kamar hingga dia menemukan sebuah botol alkohol.
9.924.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

"Maaf, Nona. Saat ini sedang berlangsung pesta. Pembersih baru dibutuhkan setelah acara selesai." Aku dan putraku menjalani praktik membersihkan pantai seharian. Aku mengambil pakaian kerja usang dari gudang untuk dipakai. Dibandingkan para tamu yang berkilau di sekelilingku, aku memang tidak tampak seperti tamu undangan. Aku segera menjelaskan. "Pantai ini milikku, aku datang ke sini buat… "
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Kandungan yang Tak Diinginkan

Kandungan yang Tak Diinginkan

Tangan Bella mengelus perutnya, sembari menatap Alea dengan rasa yang tidak sabar. * * * * Keenan terbangun dengan kepala yang terasa sangat pusing, tenggorokannya terasa sanga kering, dia dengan perlahan menatap ke arah samping, melihat sekertarisnya yang sedang tertidur di sofa. Keenan berdecak kesal, dengan perlahan dia mendudukkan dirinya dengan perlahan, tangannya dengan susah menggapai air yang berada di samping naskah, langsung meminumnya sekali tegukkan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
The Good Antagonist

The Good Antagonist

Semua orang menertawakannya. "Hahaha syukurin karma orang jahat tuh." "Aduh kasian pangeran berkudanya gak ada nih." "Mau gue bantu tapi aku pakai sarung tangan dulu ya takut kena bakteri kalau pegang tangan kotor lo." Elisa mengepalkan tangannya, ia ingin marah tapi ini masih pagi ia malas kalau harus kena masalah. "Sabar Elisa ini masih pagi jangan sampai lo kena masalah." batinnya.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua (Istri)

Di Antara Dua (Istri)

POV Sofia Setelah seharian berjuang jadi babu, menangis frustadi karena harus pegang sapu dan alat lap, aku membersihkan semua kotoran dan debu-debu, membersihkan kotoran dan najis serta memandikan ibu mertua yang bertubuhnya nyaris membuat punggungku patah. Tanganku lecet karena terkena cairan pencuci piring, kulitnya melepuh dan perih, kuku yang kurawat dengan mahal juga patah. Ya ampun, aku menangis memperhatikan diriku yang menyedihkan.
1063.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Dituduh Mandul

Dituduh Mandul

Aku akan memberikan perlawanan dan mungkin saja meninju wajahnya di tempat kalau dia sampai berani menyebutkan hal konyol seperti itu. “Kenzo Marksan!” ucapnya mengulurkan tangan padaku, “eum, ya, tapi maaf tanganku kotor. Aku tadi memegang banyak makanan dan ini sangat kotor!” aku sengaja menunjukkan kedua tanganku yang ya memang berminyak dan dipenuhi saus. Kenzo jelas melihat tanganku, tepatnya jari manisku sudah melingkar sebuah cincin. Kemarin dia gak menyadarinya dengan jelas atau memang saat itu dia melihat aku gak memakainya.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

tanya Mia sembari memilin-milin rambut gimbalnya kenes. " Cuci tangan, Sarimi. Mau memegang kesayanganku. Biar steril toh," jawab Erik, dia tetap fokus mencuci tangannya dengan teliti inci demi inci. Miah tersenyum ganjen. "tidak usah cuci tangan Mas, lek arep nyentuh Mila. Kuterima dirimu apa adanya. Baik kotor maupun bersih. Dalam suka maupun duka!"
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Hey, Danish!

Hey, Danish!

ujarnya memberi alasan. “Takut kotor, ya?” tanya Angga memastikan. “Tapi kata nyokap gue, nggak sopan kalau orang ngajak salaman dibiarin, nanti habis salaman kan bisa cuci tangan. Lagian tadi pas gelasnya muter tangan kita udah pegangan.” Danish menggaruk kepala sambil mengangguk-angguk pada akhirnya. “Bener juga, ya.”
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai tangan kotor
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Terapi Hasrat Dokter Bagas

Terapi Hasrat Dokter Bagas

Saat tangan Tania menyentuh gagang pintu, Bagas tiba-tiba berucap tanpa menoleh, "Tania... besok pakailah sarung tangan. Aku tidak ingin tanganmu kotor." Tania membeku sejenak. Kalimat pendek itu mengandung sisa-sisa kepedulian yang membuat Tania terdiam. Ia tidak menjawab, hanya mengangguk pelan dan menutup pintu ruang praktik dengan rapat.
9.845.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tangan kotor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status