Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

“Wahhh ... bunganya banyak sekali, Tuan!” Benji tersenyum kecil melihat Lily yang terus menggumam takjub saat matanya mengedar ke sekeliling. Pria itu memang membawa Lily ke dekat kuil Inari, tempat diadakannya festival chrysanthemum atau festival bunga krisan. Beruntung mereka datang sekarang, karena sepertinya acara ini akan selesai saat orang-orang mulai sibuk menyambut musim dingin.
1090.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Pewaris Darah Cemani

Pewaris Darah Cemani

Di barisan selanjutnya, bunga turi juga disusun serupa, membentuk sebuah lingkaran yang akan melingkari bunga-bunga berwarna putih selanjutnya. Setelah bunga turi, bunga melati juga ada di sana, menjadi barisan ketiga, di susul oleh bunga kopi, bunga mawar putih, bunga kaca piring, dan yang terakhir, yang berada di bagian paling tengah, menjadi inti dari jenis bunga lainnya, bunga kamboja ada di sana, menggung, dituyuk jadi yang paling tinggi. Bunga-bunga itu masih sangat segar. Bahkan, masing-masing saling bersaing memamerkan wewangian yang mereka miliki. Entah, dari mana Mbah Tarjo mendapatkan bunga-bunga itu semua.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

jawab Tania. "Yee ... si Non! Kemarin dapat mawar dari Pak Bastian wangi, cantik malah masuk tong sampah, kemarin dari Pak Broto juga dapat bunga lili, malah dikasih sama Mang Parno, kemarin-kemarin dapat kiriman bunga banyak ... nggak ada satu pun dipeluk-peluk. Apa lagi dicium, asli lagi bukan plastik!" Bik Ina geleng-geleng kepala. "Biarinnn! Masa bodo!" Tania masih terus memeluk bunga mataharinya.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

” Ujar Shizi serius. “ Memangnya ada apa dengan tanaman hias dan bunga bunga ini?” tanya selir keempat serius. Shizi kemudian menuju ke arah jendela dimana ada beberapa pot bunga berjajar disana.” Ini adalah bunga Sangunaira, meski indah namun bunga ini memiliki kandungan yang membuat alergi anak.” “ Ini adalah bunga Taigicola, semua bagian tanaman ini beracun,zaman dulu orang orang menggunakan tanaman ini untuk melumuri mata panahnya.”
9.4162.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai tarian bunga
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

balasnya. “Ngomong-ngomong, lo suka mawar kuning gak? Gue rencananya mau beli buat lo nih,” ujar Mentari yang sedikit membungkukkan badan agar bisa melihat bunga itu lebih dekat. Dia ingin mencari bunga yang paling bagus, karena rencananya dia ingin memberi hadiah kepada Devin. “Tapi gue hanya bisa terima mawar merah kalau dari lo doang, Ri.”
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Tania nyaris melemparnya dengan handuk. Gatra memandang lagi bunga yang dibelikannya untuk Tania. Sudah sejak semalam Gatra berencana membelikannya. Sebelumnya Gatra memutar otak habis-habisan. Ia menyiapkan beberapa opsi. Mulai dari perhiasan, tas, sepatu, hingga pilihannya jatuh pada hal yang paling sederhana yaitu bunga. Sedikit out the box karena pilihannya jatuh pada anyelir, bukan mawar seperti kebanyakan orang. “Kamu beli di mana bunganya?” Ternyata Tania sudah keluar dari kamar mandi saat Gatra masih mengamati bunga itu.
10170.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Harus ada yang membuat Sera lebih marah lagi sampai gelap mata. “Kau menyiapkan semua dengan sempurna, Tili.” Theo sedang mengagumi buket bunga yang menjadi hiasan lorong. Bunga lavender dan heather. Bukan jenis bunga yang biasa dipakai untuk hiasan buket, tapi Tili tidak bisa memilih karena memang terbatas. “Aku meminta untuk dikirim dari daerah yang belum bersalju.” Tili tidak menyebut kalau asalnya dari Valewood.
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 713 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

Ia membawa kotak itu masuk dan membukanya perlahan di ruang tamu. Begitu tutup terbuka, aroma bunga segar langsung menyergap. Namun itu bukanlah bunga biasa. Mata Arum membesar saat melihat isinya, itu adalah rangkaian bunga duka cita yang sangat mewah. Bunga krisan putih dan lili disusun dengan pita hitam besar melintang di tengahnya. Tulisan di pita itu membuat dada Saka langsung mengencang.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Istri Gelap Sang CEO Dingin

Istri Gelap Sang CEO Dingin

Suara anak-anak yang menyimak dengan mata berbinar membuat hatinya menghangat. Setelah kelas selesai, salah satu murid—Tara—menghampirinya sambil membawa bunga liar. “Bu, ini buat Ibu. Katanya bunga ini bagus buat orang yang hatinya lagi tumbuh.” Alaire menatap bunga mungil itu lama. Tara benar, hatinya memang sedang tumbuh lagi. Tidak dengan cara melupakan Nayel, tapi dengan cara menerima bahwa hidup terus berjalan.
839 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam: Dimanja Sang Presdir Dingin

Cinta Satu Malam: Dimanja Sang Presdir Dingin

Bunga yang menyegarkan seperti tulip putih, mawar kuning, dan krisan sepertinya cocok untuk tema tersebut. “Bagaimana, Nona? Apa Anda sudah menemukan rangkaian bunga yang cocok?” tanya pelanggan baru itu. “Saya punya beberapa rekomendasi bunga untuk pesta perusahaan Bapak seperti tulip putih, mawar kuning, dan krisan. Anda bisa memilih salah satu dari bunga tersebut atau mungkin semuanya,” jelas Bellia dengan sedikit tertawa agar suasana tidak terasa begitu kaku.
1027.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai tarian bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status