Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Li Yuan mengernyit. “Jenis teh apa ini? Mengapa aromanya tidak seperti teh wangi biasanya?” Mo Yifei terkekeh kecil. “Apakah aromanya begitu tidak enak?” ia melihat Li Yuan mengangguk. “Ini adalah teh pu-er tua. Meski warnanya pekat dan aromanya seperti tanah, namun rasanya sangat ringan. Aku cukup menyukainya.”
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Dikhianati Kekasih, Dinikahi Bos Galak

Dikhianati Kekasih, Dinikahi Bos Galak

jawab Kaivan yang berjalan masuk ke kamarnya. Khayra meletakkan tasnya di atas samping kursi dan berjalan untuk membuatkan kopi untuk Kaivan dengan menggunakan mesin kopi. Khayra sudah selesai membuat satu gelas kopi untuk Kaivan. Karena untuknya sudah di buatkan segelas teh apel dari Turki oleh Kaivan. “Umm ... aroma tehnya harum sekali,” gumam Khayra. Tidak lama, Kaivan keluar dengan sudah mengenakan kemejanya. Dia menenteng jasnya dan sedang merapikan dasinya.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tea pai
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Nana Kecil01
Suka sekali dengan karakter Khayra. tdk mudah ditindas sekalipun lemah. Juga Kaivan, dia gagah sekali didepan kakek komar. Semangat untuk kaka Author, semoga ceritanya bisa selesai sesuai yg di inginkan. ceritanya bkin menagih. dari bab 1 sampe akhir maraton. ditunggu Up nya kak............
Lily
Kisah yang bikin emosi dan ikut merasakan sakit hati yang amat terdalam dan tidak menyangka akan dikhianati seperti ini jelas saja khayra akan membalas dendam sama mereka yang sudah bikin hidup nya hancur, karya novel kak Indri memang tak akui jempol ...... tak pernah di ragukan lagi novel-novelnya ...
Baca Semua Ulasan
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

ucap Louis seraya melempar bokongnya ke atas sofa dan bersandar di sana tanpa tongkat billiarnya. Ketika Pete dan Ian mengembalikan tongkat billiar ke tempatnya, Dan menjawab, "Ada banyak rasa teh yang bisa dicicipi di sini. Ada blueberry, rasberry, ginseng, green tea, green tea dengan lemon, green tea dengan lemon dan madu, jahe tanpa madu, vanilla almond, white truffel, blueberry chamomile, vanilla walnut, dan masih banyak lagi. Pilih kesukaanmu."
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Di atas meja, cangkir-cangkir giok diisi teh hangat oleh para pelayan. Mu Fei menuangkan sendiri teh untuk Chun Mei. “Ini teh Da Hong Pao terbaik. Diseduh khusus untukmu.” Chun Mei menangkup cangkir dengan kedua tangan. Dia menatap cairan teh yang bening, seakan memeriksa pantulan wajahnya. Perlahan, dia mendekatkan cangkir ke hidungnya, dan dalam sekejap, saat dia mengangkat cangkir lebih tinggi, jarum perak tipis di balik lengan bajunya meluncur halus ke permukaan teh.
1068.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tea pai
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nissa Salsabila
tolong dong kak. perbanyak ruang untuk menceritakan kaisar dan ratu chun. dibanding membahas kelicikan permaisuri yg rencana nya akan kakak buat gagal itu. please kak. aku suka cerita ini. tapi gak mau membaca kelicikan permaisuri terus. hiburlah saya dengan keromantisan kaisar dan ratu chun.
Emaknya Trejo
tau gk sih thor,ini cerita selain bikin aku dag dig dug bacanya jg bikin aku senyum2 sendiri kyk orang gaje,hubungan anatara kaisar dan chun mei yg bikin cerita ini romantis,jg cerita jenderal shang dan nona chu yg bikin baper,kalo di tanya aku pilih tim mana?aku pilih tim happy ending,wkwkwk
Baca Semua Ulasan
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

senyum dengan menyiratkan sesuatu yang hanya dia sendiri yang tau akan artinya. Sumi berjalan menjauh dari rekan kerja dan juga Tio, ia menjauh sampai benar-benar tidak terlihat oleh para rekannya. Sumi mulai mengeluarkan alat untuk membuat kopi, ya Tio memang sudah biasa meminta untuk dibuatkan kopi kepada sumi. Bahkan hanya Sumi yang tau selera minuman untuk Tio. Tidak ada yang curiga akan pembuatan kopi yang sedang Sumi lakukan namun, tak sedikit juga model wanita yang melirik kemana arah Sumi melangkah jauh bahkan hanya untuk membuat kopi.
10484 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Sang CEO

Dalam Pelukan Sang CEO

pinta pelayan laki-laki itu. Sarah mengangguk dengan tersenyum. Pelayan laki-laki itu menuangkan secangkir teh untuk Sarah. "Ini adalah teh Aikokuseicha, teh yang sangat terkenal di Shinjuku. Teh ini sudah mendunia dan juga menjadi teh favorit anggota keluarga kerajaan dan para tentara," ucapnya menjelaskan.
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Untuk itu, dia selalu memilih teh atau matcha. "Matcha Frappuccino satu" Pesan Naomi. "Kamu ingin membeli cheese cake juga?" Tanya Tia yang telah bergeser ke etalase kue. "Ya, aku ingin mencobanya." "Cheese cake tiga" pinta Tia.
876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

"Eh, iya! Maaf ya, Pah. Aku lupa kalau kaki kamu masih sakit karena terlalu seneng kamu udah balik dari hutan." Pram mengusap kepala Tari, lalu menunjuk ke arah buah pepaya kuning yang sudah ia letakkan di meja kayu. "Sana, kamu kupas gih pepayanya, Mah. Biar kita dapet vitamin. Apa mau Papa aja yang kupas pepaya kamu pakai mulut?" Mendengar godaan frontal itu, Tari berjingkat kecil dengan gerakan centil, memperlihatkan bulatan belakangnya yang kenyal bergoyang indah saat ia melangkah menuju area cuci piring.
1057.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

"Yang tidak terlalu kuat, saya lebih suka yang ringan dan menyegarkan." Maya mengangguk dengan antusias sambil menyiapkan teh dalam cangkir keramik putih dengan motif tradisional yang sangat elegan. "Tentu saja, Tuan. Teh hijau premium kami diimpor langsung dari perkebunan terbaik di Fujian, dengan proses fermentasi khusus yang memberikan rasa yang sangat lembut di lidah." Saat Maya melayani Peter dengan penuh perhatian, beberapa penumpang di kursi sekitar mulai memperhatikan dengan tatapan yang masih dipenuhi tanda tanya.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

tanya Alicia karena merasakan rasa rempah-rempah di teh yang baru saja dia minum. "Ya ini adalah Chai Tea," jawab Claudius, seraya berkata lagi, "Apa suka!" "Ini hangat di perut, ya aku suka ini" jawab Alicia seraya menyesap teh itu lagi. "Minuman ini terbuat dari teh hitam, ini merupakan sajian minuman standar di rumah-rumah India, " jelas Claudius lagi. "Aku merasakan ada beberapa herbal di minuman ini!" ujar Alicia sambil mencium aroma wangi-wangi herbal itu.
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai tea pai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status