Leon and His Stepmother
Gito tersentak, matanya terbuka lebar, "Tina! Apa yang kamu lakukan?" tanyanya panik, suaranya campur antara kaget dan getar hasrat yang tak bisa disembunyikan.
Tina berpura-pura polos, mata lebar seperti tak bersalah, "Eh, Pak? Tina dengar tadi bapak nyuruh Tina lakuin ini tadi. Pak desah-desah bilang 'lanjut ke bawah' atau apa gitu. Tina kan agak budek, maaf kalau salah dengar." Itu bohong belaka—Gito hanya mendesah menikmati pijatan bahu, tapi Tina memanfaatkan itu sebagai alasan, seperti rencananya.