Dewa Alkemis
“ Tentu saja, jika perlu aku bisa berjanji padamu!“ Jawab Tian Fan penuh keyakinan.
“ Kau hanya menggodaku saja, kau berkata seperti itu hanya ingin membuatku senang. “ Ujarnya sedikit merajuk.
Tian menunjukan raut wajah seriusnya. “ Kata siapa? Aku tidak sedang bercanda, aku serius dengan kata kataku. “ Lanjutnya, “ Apa kau percaya takdir? Aku merasa pertemuan kita ini adalah takdir, secara aku mendapatkan keberuntungan dengan pertemuan kita dimana nyawaku terselamatkan oleh batu berlian biru tempat kau terkurung, disisi lain kau pun sama, jadi tidak mungkin itu suatu kebetulan!”