A Few Years Later
Ia kembali pada kenyataan manis yang tengah dihadapinya, Sella.
“Aku lebih khawatir sama kamu, Sella,” keluh Yose. “Setelah berjuang bertahun-tahun, akhirnya kamu bisa lepas dari obat. Aku nggak mau PTSD kamu kambuh lagi.”
Post-traumatic stress disorder, itulah yang dialami Sella, gangguan kecemasan yang menyerang penderitanya akibat mengalami atau menyaksikan peristiwa mengerikan. Sella menderita trauma berat karena terlibat dalam kecelakaan mobil yang didalangi Hans Ariston, ayah Samuel. Luka-luka dan jahitan di kaki yang Sella dapatkan bukan mimpi buruk yang sebenarnya, karena mimpi buruk yang sebenarnya adalah kegagalan Sella untuk pulih dan melupakan kecelakaan itu, yang mustahil untuk
Capítulos em Alta