Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

"Iya. Untuk oleh-oleh." "Kan bisa pesen aja di jalan. Jadi nggak perlu dibawa ke dalam mobil. Mama tahu kalau hidungku sensitif." Gerutu Biru. "Biarin aja. Lagian kita harus memanfaatkan tenaga yang ada. Nanti nggak ada lagi yang bisa buatin kita pempek gratis." Jawab Davina cuek.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Thrill love

Thrill love

tanya Soo jung "Di Apartemen JK dijalan xx" jawab Soo jung Ji hoon melajukan mobilnya menuju apartemen Soo jung.
8.35.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Dengan sedikit basa-basi, dan dengan keterbatasannya dalam berkomunikasi, Bungo mendapat petunjuk arah bahwa jalan yang ia lalui itu memang akan membawanya ke arah utara. Ujung jalan itu ternyata berakhir dengan sebuah tebing yang cukup tinggi. Di bawah adalah hutan rumba juga, ia tidak melihat adanya aliran sungai atau perkampungan penduduk sejauh mata memandang. Mungkin pula kelebatan kanopi hutan menutupi perkampungan itu sendiri. Ia tidak tahu dengan pasti. Tidak ada jalan lain baik ke kanan maupun ke kiri, jalan itu berakhir di sana, di tepi tebing tersebut.
1074.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
KANAYA (ANTARA AKU, KAMU DAN SUAMIMU)

KANAYA (ANTARA AKU, KAMU DAN SUAMIMU)

Kini mobil sudah meninggalkan jalur utama kota dan kini menapaki jalan perkampungan yang sudah mulai rusak sana sini menuju kampung Ujang. Melintasi pematang sawah yang membentang di kanan dan kiri jalan yang sangat memanjakan mata. Hingga akhirnya tiba di kampung Ujang yang cukup terpencil di pinggir hutan jati. "Rumah saya yang paling ujung, kanan jalan itu, Pak." tunjuk Ujang pada satu rumah semi permanen yang paling ujung. Dipisahkan dengan kebun yang lumayan luas dari rumah di sampingnya.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Nona Badut itu Ternyata Istri Mafia

Nona Badut itu Ternyata Istri Mafia

Di ujung jalan artinya adalah arah barat sebelum mencapai jalan besar. "Lo ngelakuin apa sih sampai ditembak dan dikejar-kejar orang?" Di antara cemas dan lemas, Raline terus berupaya memapah Axel. Sesekali mereka bertemu dengan anak-anak jalanan lain yang memandang mereka penasaran. Beberapa anak jalanan yang ia kenal menanyakan apa yang terjadi pada mereka. Namun karena keterbatasan waktu Raline mengabaikan pertanyaan mereka. Tujuannya hanya satu. Mencapai mobil Axel dan membawanya ke rumah sakit.
1039.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja

"Tinggal lurus saja Tuan!" "Benar ke sini?" "Yah, cukup berhenti di depan Gang itu," ucap Kirana sambil menunjuk ke Gang yang ada di depannya. "Baiklah." Alan pun menghentikan mobilnya tepat di depan gang. "Terima kasih, Tuan Alan," ucap Kirana sembari membungkukkan badannya. "Jangan padaku, katakan pada Tuan Allaric," ungkap Alan.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Lemon

Lemon

ucap Beby dengan semangat. "Apa pantai punya ujung?" tanya Dewa, tidak percaya. "Pasti ada! Mau kesana?" tawar Beby. "Tentu!" Dewa menerima tawaran Beby. Mereka mulai meninggalkan dua gelas ice lemon tea dan berjalan menelusuri pantai. Semakin jauh mereka berjalan, semakin sepi. Entah sudah berapa menit mereka berjalan namun belum juga menemukan ujung dari pantai itu. Sampai di ujung pantai terdapat batu-batu karang besar sebagai jalan buntu.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Mereka menekan. Perlahan. Pasti. Seolah tahu… waktu ada di pihak mereka. Justin mundur satu langkah. Lalu satu lagi. Sampai akhirnya… punggungnya menyentuh dinding. Jalan Buntu Tidak ada lagi ruang. Tidak ada celah. Tidak ada jalan keluar. Justin terdiam sejenak. Napasnya berat. Namun ia tertawa kecil. “…aku benci bagian ini.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Di tengah jalan adalah aliran baja Draven, maju dengan mantap di tengah lampu dan siulan. Di pinggir jalan dipenuhi dengan pengungsi yang berlutut di tanah. Berlumuran lumpur, mencengkeram tepung mentah yang belum dimakan, mereka menatap ke arah pasukan yang sedang melintas di depan mereka.
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Rafa melambaikan tangan sampai mobil itu mengecil di ujung jalan, lalu hilang. Ia tidak menangis. Tapi bahunya turun pelan, seperti baru melepas beban yang sebenarnya ingin ia pegang lebih lama. Di kamar, Rafa membuka kertas itu. Gambar kecil kota jembatan. Di salah satu gedung ada jendela terbuka dengan lampu menyala. Di bawahnya tertulis: “Aku tahu jalan ke sini.” Rafa duduk lama memandangi itu.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai ujung jalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status