Di Ujung Senja
"Oh baik, Mbak. Nanti kalau sudah kelar saya hubungi."
Redita mengangguk, ia kemudian bangkit dan melangkah keluar dari kios tambal ban itu. Ah ... Naik apaan dia ke rumah sakit? Kalau jalan kaki lumayan jauh nih, tiga puluh menitan! Ia memanyunkan bibirnya lalu melangkah sedikit guna pergi ke halte yang tak jauh dari tempatnya itu, eh tapi bus-nya lewat rumah sakit nggak? Dia belum pernah naik bus! Bagaimana kalau nanti dia nyasar naik bus? Konsulennya mana mau tahu Redita nyasar gara-gara salah naik bus!
"Order ojek o****e aja kali ya?" Redita hendak merogoh Smartphone miliknya ketika kemudian mobil Toyota Yaris Merah itu berhenti tepat di depannya.