Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Verb 1 (kata kerja satu): simpel present Verb 2 (kata kerja dua): past Will : future Would : past future Have : present perpect Had : past perfect (Am, is, are/ tobe present + Verb ing) : present continuos (Was, were/ tobe past + Verb ing) : past continuos Kalau dengan nyanyian "I do" Dini tinggal hafalin nyanyiannya dan analisis sendiri. Misal pada lirik pertama "I do" Ini bisa di analisis sebagai rumus tenses dengan kata "I" yang berarti saya sebagai subjek dan kata "do sebagai verb atau kata kerja. Karena kata "do" termasuk dalam verb satu. Jadi kesimpulan rumus yang didapat adalah S + V1 ( subjek + verb1). Ini ada lah rumus simpel present tense.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
Hold off

Hold off

"Kena kamu." ***
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

teeeeth! Tawa mereka seketika terhenti, saat sebuah klakson mobil berbunyi lumayan panjang dan bising. "Itu, kita sudah dijemput, Ma. Ayo pulang!" ajak Ayah yang tiba tiba langsung berdiri saja. "Loooh, kok sebentar Ayah?" tanya Evan saat juga melihat Mama mertuanya juga ikut bangun dari kursi yang di dudukinya. "Kapan kapan kita bisa datang lagi kan, dekat ini kok," jawab Mama diplomatis sekali.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Tak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di sampingnya. Kaca jendela turun, menampakkan wajah Alex yang dingin dan tampan. "Naik." Teresa seolah tidak mendengarnya. Dia terus menyeret tubuhnya yang berat berjalan di tengah hujan. Alex mengernyit dan nada bicaranya jadi semakin keras, "Naik." Teresa berhenti melangkah dan mengangkat wajahnya yang pucat pasi untuk menatapnya. "Nggak perlu repot, Pak Alex. Aku cuma seorang sekretaris saja."
9120.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
Jodoh yang Tertunda

Jodoh yang Tertunda

Suara Mas Ardan melemah. Aku menoleh, menatap langsung ke kedua bola matanya. “Aku tak ingin seperti ini, Mas. Kalau kamu tidak berubah, maka aku yang akan terus berubah. Ingat itu!” tegasku. ***
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

tanya Speranza. Caiden mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia melepaskan cengkramannya dari dagu Speranza. "TIDAK AKAN PERNAH!!" bentak Caiden membuat Speranza memejamkan matanya. Speranza berdiri menghadap Caiden. "Kalau begitu bersiaplah menerima perubahan karena dunia penuh dengan perubahan," kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
SUAMI ONLINE

SUAMI ONLINE

Kenes menggeleng, menolak pertanda yang belum jelas kebenarannya. ---------***------- Bersambung
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai undeterred
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status